KOTA BEKASI, Mediakarya – Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro memastikan penanganan insiden kecelakaan yang melibatkan truk box menabrak sejumlah sepeda motor di Jl. Cut Meutia Margahayu Bekasi Timur akan berjalan transparan.
“Sedang proses ya, proses penyidikan ya kaitan dengan hal tersebut. Kita juga masih mendalami informasi-informasi dari yang bersangkutan,” ujar Kapolres kepada media, Senin 29 Juni 2026.
Kapolres juga mengungkap bahwa kejadian berawal dari truk yang berjalan dari arah Rawapanjang atau Pekayon menuju arah Rawasemut atau arah terminal Bekasi. Diduga, truk tidak dapat melakukan pengeremanan ketika tiba di trafik light (lampu merah) Unisma, sehingga menabrak enam (6) sepada motor yang sedang berhenti.
“Kemudian ada 10 korban, di mana satu korban meninggal dunia, kemudian satu luka berat ada di Rumah Sakit Siloam, kemudian dua juga ada di RSUD, kemudian tiga lagi di Rumah Sakit Mitra Timur. Untuk pengemudi kendaraan sudah kita amankan di Polres,” ungkap Kapolres.
Hingga saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait dengan kecelakaan maut tersebut. Truk box bernomor polisi B 9916 TXT, kini telah diamankan polisi sebagai barang bukti.
“Untuk muatan ini kosong, dia dari Cakung ini mau mengambil barang di daerah sekitar terminal,” katanya.
Beberapa musibah kecelakaan yang melibatkan truk terjadi di wilayah Kota Bekasi. Kapolres meminta kepada perusahaan terutama yang memiliki kendaraan berat agar secara rutin melakukan pemeriksaan kendaraannya agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
“Jangan sampai kendaraan yang tidak layak jalan masih juga berjalan, seperti itu,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro juga menyempatkan untuk menjenguk korban luka dan memberikan santunan. (Mam)











