Borok Perusahaan Mark Zuckerberg Dibongkar, Namanya Facebook Papers

- Penulis

Rabu, 27 Oktober 2021 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENLO PARK, Mediakarya – Facebook tengah menghadapi krisis besar selama 17 tahun keberadaannya. 

Pasalnya,  konsorsium beranggotakan 17 organisasi berita AS mulai mengungkap satu per satu isi dari kumpulan dokumen internal yang bocor dari Facebook, atau yang disebut ‘Facebook Papers’.

Menurut laporan CNN, Facebook Papers dibuat berdasarkan lebih dari sepuluh ribu halaman dokumen internal perusahaan dan diberikan kepada Congress AS oleh mantan karyawan Facebook, Frances Haugen.

Haugen baru-baru ini bersaksi di depan Kongres tentang berbagai masalah dan kebijakan yang meresahkan di raksasa media sosial besutan Mark Zuckerberg itu. 

Haugen juga telah mengajukan setidaknya delapan keluhan pelapor, tentang bagaimana perusahaan  mengutamakan keuntungan di atas keselamatan dan kepentingan publik, demikian dikutip dari NYMag.

Salah satu laporannya adalah bagaimana kelompok terkoordinasi di Facebook menabur konflik dan perselisihan.

Baca Juga:  Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus

Selain itu moderasi konten di beberapa negara yang tidak berbahasa Inggris juga disorot. 

Ada pula laporan mengenai bagaimana pelaku perdagangan manusia memakai platform Facebook untuk mengeksploitasi orang.

Sebelumnya The Wall Street Journal menerbitkan serangkaian laporan berdasarkan puluhan ribu halaman dokumen internal Facebook yang dibocorkan oleh Haugen

Laporan tersebut mengangkat kekhawatiran mengenai dampak Instagram terhadap gadis remaja. Kepala Keamanan Global Facebook Antigone Davis harus memberikan penjelasan di sidang subkomite Senat AS terkait kasus tersebut.

Tak ada jalan lain selain anggota subkomite meminta CEO Facebook Mark Zuckerberg untuk segera memberikan penjelasan. 

Bukan cuma Frances Haugen, karyawan Facebook lainnya secara anonim mengajukan keluhan terhadap Facebook ke SEC dengan tudingan mirip Haugen.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?
Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK
PMPRI Kembali Soroti Kasus Korupsi di BGN: Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer?
Antara Daftar Nama dan Fakta Hukum: Cara Publik Menyaring Informasi di Tengah Kasus Dugaan Korupsi di BGN
Iskandar Sitorus Bantah Tudingan Jubir KPK, Praktisi Hukum Minta Kedepankan Fakta
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:55 WIB

Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?

Senin, 15 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:47 WIB

Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK

Berita Terbaru

Kantor Pusat Bea Cukai (Foto: Ist)

Headline

Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan

Selasa, 16 Jun 2026 - 16:55 WIB