YouTube Perketat Aturan Monetisasi Video Anak-Anak

- Penulis

Rabu, 27 Oktober 2021 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – YouTube mempersulit video anak-anak yang dianggap berkualitas rendah untuk memenuhi syarat monetisasi.

Platform tersebut menguraikan kebijakan terbarunya dalam sebuah postingan di Blog YouTube, dengan menyebutkan bahwa channel dengan konten “Dibuat untuk Anak-Anak” harus mematuhi serangkaian pedoman yang lebih ketat jika ingin tetap tergabung dalam Program Kemitraan YouTube (YPP).

Kebijakan ini dimaksudkan untuk mencegah pembuat konten anak-anak mengunggah video yang sangat komersial atau bersifat promosi. Selain itu juga video yang diunggah mendorong perilaku atau sikap negatif.

Jika channel melanggar pedoman ini, YouTube dapat menangguhkannya dari YPP. Sementara itu, setiap video individu yang melanggar aturan akan kehilangan pengiklan, demikian dikutip The Verge, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga:  Transformasi Digital Geser Sektor Bisnis Ke Era Digital Entreprenuership

Pedoman baru YouTube ini dapat memengaruhi sejumlah channel, termasuk salah satu channel anak-anak terbesar di YouTube: Ryan’s World.

Ryan Kaji adalah YouTuber berusia 10 tahun yang videonya ditonton jutaan orang dengan memiliki 30,8 juta pelanggan.

Popularitas besar Kaji telah membuatnya menjadi tontonan di Amazon, bersama dengan dunia virtual di Roblox.

Konten video Kaji kebanyakan berisi unboxing mainam, serta memamerkan mainan yang telah Kaji bantu buat.

YouTube mengatakan bahwa mereka telah memberi tahu pembuat konten yang berpotensi terkena dampak untuk membantu mereka mempersiapkan diri sebelum kebijakan mulai berlaku pada bulan November.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

TCL SQD-Mini LED Jadi Tren Baru TV Premium di Indonesia, Ini Keunggulannya
realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh
realme C100 dan C100x Jadi Pilihan Heavy User Berkat Baterai 8000mAh
ITPLN Dorong Transisi Energi Lewat Pemanfaatan Energi Suhu Laut OTEC
realme C100 Gebrak Pasar: Baterai 8000mAh Tahan Seharian, Resmi Meluncur 7 Mei 2026
TCL A400 Pro Hadir di INFORMA Electronics, Gabungkan Teknologi Canggih dan Estetika
realme Catat Rekor di M7 World Championship, Seluruh Tim Peserta Gunakan realme 15 Pro 5G
realme C85 Series Meluncur di Indonesia, Tawarkan Baterai 7000mAh dan Ketahanan Air IP69 Pro
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:19 WIB

TCL SQD-Mini LED Jadi Tren Baru TV Premium di Indonesia, Ini Keunggulannya

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:07 WIB

realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh

Senin, 18 Mei 2026 - 11:26 WIB

realme C100 dan C100x Jadi Pilihan Heavy User Berkat Baterai 8000mAh

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:12 WIB

ITPLN Dorong Transisi Energi Lewat Pemanfaatan Energi Suhu Laut OTEC

Rabu, 29 April 2026 - 09:56 WIB

realme C100 Gebrak Pasar: Baterai 8000mAh Tahan Seharian, Resmi Meluncur 7 Mei 2026

Berita Terbaru

Kantor Pusat Bea Cukai (Foto: Ist)

Headline

Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan

Selasa, 16 Jun 2026 - 16:55 WIB