JAKARTA, Mediakarya – Menjelang berakhirnya masa jabatana Ketua DPD PD DKI, Santoso. Bursa calon ketua DPD PD DKI semakin bergeliat. Salah satu kader yang secara terang-terangan mencalonkan diri, yakni Mujiono yang kini menjabat sebagai ketua bidang OKK DPD PD DKI. Ketua Komisi A DPRD DKI itu malah sudah membawa surat dukungan 5 DPC ke DPP untuk pencalonan sebagai ketua DPD PD DKI periode 2022-2027.
“Kondisi Demokrat saat ini kan makin seksi. Wajar jika kader mulai berebut jadi ketua DPD,” ujar Bendahara DPD PD DKI, Mariana kepada wartawan, Kamis (4/11).
Sayangnya, kata Mariana kader partai yang memiliki niat mencalonkan cenderung malu-malu kucing. Disinyalir, sambung Mariana dikarenakan prestasi Santoso selama memimpin Demokrat DKI memiliki segudang prestasi.
“Kita berharap Pak Santoso memimpin kembali Demokrat DKI untuk periode selanjutnya. Kami meyakini Demokrat DKI pada pemilu 2024 akan meraih kursi mayoritas di DPRD DKI dan DPR RI pun mengalami penambahan,” ungkapnya.
Mariana menyebut, sejumlah prestasi yang diraih, yakni infrastruktur partai dari tingkat DPD hingga ranting partai telah terbentuk dan memperhatikan bantuan operasional setiap bulan.
Selain itu, di era kepempinan Santoso partai telah memiliki aset berupa kantor berlantai 3 di jl Bambu Apus, Jakarta Timur.
“Disamping itu kader secara kontinyu diberi pembekalan berupa Diklat. Selalu melakukan kegiatan-kegiatan baik untuk kepentingan konsolidasi atau penguatan partai juga kegiatan’-kegiatan yang bersifat membantu masyarakat sepanjang tahun,”paparnya.
Lebih lanjut, menilik kepada hasil Pemilu 2019, sambung Mariana PD naik kelas ke urutan ke 4 dari urutan ke 5 di Pemilu 2014 di DKI Jakarta.
“Dapil Jakarta III yang tidak memiliki kursi DPR RI di Pemilu 2014 mendpat 1 kursi di Pemilu 2019. Dan yang utama menjadi pendukung utama Ketum AHY dari gerombolan KLB Deli Serdang dengan melakukan kegiatan cap jempol darah untuk setia pada Ketum AHY,” tutupnya. (Ian)










