KOTA BEKASI, Mediakarya – Rencana Pemerintah yang akan memberikan vaksin bagi anak usia 6-11 tahun pada 24 Desember 2021 mendatang, mendapat dukungan dari salah satu anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar Yogi Kurniawan.
Kepada Mediakarya.id, Kamis (16/12/2021), Yogi menuturkan sejak awal dirinya mendukung seluruh program-program Pemerintah yang dilakukan guna menanggulangi pandemi Covid-19 demi kesehatan dan keselamatan masyarakat, khususnya di Kota Bekasi.
Program vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun ini adalah untuk mengejar dan mempercepat target herd immunity dengan memperluas jangkauan usia, yaitu anak-anak khususnya usia 6-11 tahun.
“Sejak awal saya sangat mendukung sekali program Pemerintah dalam hal penanggulangan Covid-19, apalagi vaksin yang akan diberikan bagi anak usia 6-11 tahun, tentunya sangat-sangat mendukung,” tuturnya.
Walaupun berdasarkan data perkembangan situasi dan kondisi Covid-19 yang ia ketahui di Kota Bekasi sendiri sudah jauh berkurang atau membaik dibandingkan sebelumnya, namun hingga kini pandemi Covid-19 belum dapat dikatakan sudah berakhir.
“Jadi, kita semua masih harus terus waspada dan melalukan berbagai program dan tindakan preventif juga antisipatif, salah satunnya vaksinasi massal kepada seluruh elemen masyarakat dari berbagai kalangan dan usia,” paparnya tegas.
Ia juga menjelaskan, bahwa pihaknya siap menjadi mitra Pemerintah dalam hal pemberian vaksin bagi anak usia 6-11 tahun tersebut.
“Saya tegaskan bahwa saya siap menjadi mitra Pemerintah dalam hal pemberian vaksin bagi anak usia 6-11 tahun tersebut,” katanya.
Sementara itu, salah seorang orang tua siswa kelas 1 SD di Kota Bekasi, Sulistiawati menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah tersebut dalam hal vaksinasi tersebut.
Menurut dia, hal ini tentunya bisa memberikan rasa nyaman bagi para orang tua yang memiliki anak usia 6-11 tahun yang saat ini sudah mulai mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di sekolah.
“Sudah pasti hal ini setidak-tidaknya bisa memberikan rasa nyaman bagi para orang tua disaat anaknya mengikuti PTMT di sekolahnya dan tanpa harus merasa khawatir akan terpapar virusnya,” tandasnya. (apl)











