Bendung Katulampa Kering, Debit Air Kali Bekasi Ikut Menyusut

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Kali Bekasi yang mengalami penyusutan debut air

Kondisi Kali Bekasi yang mengalami penyusutan debut air

KOTA BEKASI, Mediakarya – Musim kemarau di Indonesia pada 2026 diprediksi berlangsung lebih kering dan memiliki durasi yang lebih panjang dibandingkan kondisi normal akibat pengaruh fenomena El Nino yang aktif.

Puncak musim kemarau juga diprediksi terjadi secara bertahap pada Juli hingga September 2026, dengan Agustus menjadi bulan yang paling terdampak.

Hal ini mulai terlihat di Kali Bekasi yang nampak kering dengan penyusutan volume air yang terlihat signifikan dari biasanya hingga terlihat dasar sungai.

Kondisi ini telah berlangsung beberapa hari dan kemungkinan besar akan berdampak pada pasokan air bersih untuk masyarakat karena air di Kali Bekasi merupakan air baku untuk PDAM.

Merespons potensi kemarau panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kini mulai menyiagakan langkah mitigasi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, membenarkan bahwa cuaca panas yang tengah melanda sangat berpengaruh pada volume air sungai.

Baca Juga:  Ribuan Nelayan Sampaikan Langsung Dukung Prabowo-Gibran di Kertanegara

“Ya, saat musim kemarau memang posisi debit air di wilayah hilir agak kering,” ungkap Idi dalam keterangannya, Jumat 17 Juli 2026.

Terkait pengaturan aliran air, Idi menjelaskan bahwa operasional buka-tutup Bendungan Presdo sepenuhnya merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian PUPR, bukan Pemkot Bekasi. Pada musim kemarau seperti saat ini, pintu bendungan dipastikan tidak akan dibuka karena kawasan hulu (Bogor) tidak diguyur hujan.

“Sehingga tidak perlu ada kekhawatiran terhadap Tinggi Muka Air (TMA) pada saat musim kemarau. Ini tidak terlalu berpengaruh kepada kita di Kota Bekasi. Kewaspadaan justru baru kita lakukan apabila kawasan hulu sedang hujan,” jelasnya.

Berdasarkan laporan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C), status debit air Kali Bekasi masih berada dalam batas normal. Ketinggian TMA di titik pertemuan arus tercatat berada di level 350 sentimeter.(Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Perenang Muda Tulang Bawang Sabet Empat Medali di Kejuaraan Renang Nasional Piala Kemenpora RI 2026
Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik
KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum
Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta
Bakamla RI Uji Kesiapan Alutsista Lewat Latihan Menembak di Perairan Pulau Galang
Film Anak-Anak Bambu Tayang 23 Juli 2026, Elma Theana Bawa Misi Kepedulian untuk Anak Yatim
IAW: Kejari Kota Bekasi Tidak Kekurangan Pintu Masuk Ungkap Dugaan Korupsi PD Migas
KORMI Sumatera Utara Resmi Lantik Pengurus Se-Kepulauan Nias
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:44 WIB

Perenang Muda Tulang Bawang Sabet Empat Medali di Kejuaraan Renang Nasional Piala Kemenpora RI 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:52 WIB

Bendung Katulampa Kering, Debit Air Kali Bekasi Ikut Menyusut

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:39 WIB

KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:00 WIB

Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta

Berita Terbaru

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro saat mengunjungi putra dari Pahlawan Nasional Sayuti Melik

Headline

Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:37 WIB