AHY Dorong Kader Demokrat ‘Rebut’ Kembali Jawa Barat di Pemilu 2024

- Editor

Sabtu, 21 Mei 2022 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Medikarya – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat (Jabar) dapat menjadi juara yakni meraih suara tertinggi di daerahnya pada Pemilu Legislatif 2024. Dorongan tersebut disampaikan di hadapan para Pengurus DPD Partai Demokrat Jabar serta Pengurus DPC Partai Demokrat se-Jabar, pada kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat se-Jabar, di Bandung.

“Partai Demokrat Jawa Barat harus berjuang keras untuk memenangkan pemilu dan mengembalikan kejayaan partai di Jawa Barat, pada Pemilu 2024,” kata AHY dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/5).

AHY menegaskan, muscab se-Jabar ini harus dijadikan momentum yang baik bagi kader partai sebagai konsolidasi organisasi internal, sekaligus rekonsolidasi dalam menghadapi Pemilu 2024.

“Mulai saat ini kita harus fokus mempersiapkan diri bagaimana menjalankan kerja-kerja politik partai untuk menyongsong Pemilu 2024,” katanya pula.

Menurut dia, konsolidasi dan rekonsolidasi perlu terus dilakukan untuk memenangkan Pemilu 2024.

Putra pendiri Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ini juga mengingatkan para kader untuk lebih fokus struktur dan infrastruktur partai mulai dari tingkat DPP, DPC, PAC hingga ranting dan anak ranting.

“Lima tahun ke depan jadikan Partai Demokrat terus konsisten sebagai partai yang cerdas, modern, dan kuat, serta makin mengakar kepada rakyat. Itu semua dapat diwujudkan dari kerja keras dan ikhtiar para kader,” ujarnya lagi.

Baca Juga:  Meski Moeldoko Cs Ajukan PK, Kader Demokrat Seluruh Indonesia Tetap Solid Dukung AHY

Ketua DPD Partai Demokrat Jabar Anton Sukartono Suratto mengatakan, muscab adalah momen penting bagi Partai Demokrat dalam melanjutkan estafet kepemimpinan partai di tingkat cabang.

Menurut dia, muscab ini menjadi ajang konsolidasi dan penyegaran di internal partai untuk mempersiapkan kemenangan pada pemilu mendatang.

“Pemilihan ketua cabang dalam muscab untuk memilih kader terbaik secara sehat dan kekeluargaan, bukan menjadi ajang adu kekuatan. Siapa pun nanti yang terpilih itulah hasil demokrasi,” katanya pula, dikabarkan dari merdeka.

Menurut Anton, pelaksanaan muscab secara serentak ini menjadi sebuah keniscayaan manajemen di partai modern.

“Mari kita laksanakan muscab dengan penuh rasa solidaritas antarkader. Menang atau kalah itu adalah hal yang lumrah dalam setiap pemilihan, tapi menjaga solidaritas di partai menjadi prioritas,” kata dia.

Anggota DPR RI ini mengingatkan para kader Demokrat untuk meningkatkan konsolidasi dalam menghadapi Pemilu 2024.

“Partai Demokrat harus dekat dengan rakyat, karena perjuangan kemenangan partai harus menjadi perjuangan kemenangan rakyat,” tutup Anton.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun
Bupati Bolmut Sulawesi Utara Kena Ciduk OTT KPK
Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat
Rektor Universitas Paramadina Tanggapi Usulan Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi
Teladan yang Membungkam, Inilah Pesan Pimpinan Ponpes Gontor di Hadapan Presiden
Datangkan Eks Persija Jakarta Mulki Hakim ke Pejuang Putra FC, Ketua FKRW Se Kelurahan Sangat Mengapresiasi.

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 22:48 WIB

Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak

Selasa, 22 September 2026 - 11:27 WIB

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 10:16 WIB

Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Senin, 21 September 2026 - 22:52 WIB

Prabowo Kerap Berkata Kasar Hingga Disarankan Dijauhkan dari Mikropon, Begini kata Pengamat

Senin, 21 September 2026 - 17:59 WIB

Rektor Universitas Paramadina Tanggapi Usulan Pendidikan Gratis Hingga Perguruan Tinggi

Berita Terbaru