Baliho Puan Maharani di Lokasi Bencana Gunung Semeru Dinilai Lukai Masyarakat

- Editor

Kamis, 23 Desember 2021 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baliho Puan Maharani di lokasi bencana Semeru (foto: net)

Baliho Puan Maharani di lokasi bencana Semeru (foto: net)

LUMAJANG, Mediakarya – Keberadaan Baliho Ketua DPR RI Puan Maharani di sepanjang jalan menuju lokasi bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menuai kecaman dari warga.

Sebab, baliho itu menonjolkan Puan Maharani secara personal. Hal itu dikatakan salah satu relawan bencana erupsi Gunung Semeru, Qomaruddin.

Qomar mengatakan, seharusnya baliho itu menunjukkan bentuk kepedulian pada korban bencana awan panas Gunung Semeru.

“Misal kayak baliho milik NU dan lembaga zakat, hanya pasang bendera yang menunjukkan jalan atau arah ke posko pengungsian,” katanya sebagaimana kompas.com mengabarkan.

Qomar tidak mengetahui secara pasti kapan baliho itu dipasang. Tiba-tiba dia sudah melihat baliho tersebut pada pagi hari sekitar tiga hari yang lalu.

“Saya sendiri tidak tau kapan baliho itu dipasang, tiba-tiba pagi ada,” katanya.

Baliho itu dipasang bertebaran hampir di sepanjang jalan Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Candipuro.

Sementara itu, terkait dengan ramainya baliho Puan Maharani yang dipasang di lokasi erupsi Semeru, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang, Bukasan mengaku tidak mengetahui pemasangan baliho tersebut.

Dia menyebut bahwa baliho tersebut tidak dibuat dan dipasang oleh partai, melainkan dipasangan oleh relawan Puan Maharani.

“Kami tidak mengerti, kami hanya memasang baliho ucapan selamat datang kepada Mbak Puan sebagai anggota DPR RI,” katanya.

Baca Juga:  Posko Satgas THR Kemnaker Terima 2.303 Aduan

Jumlah baliho yang dipasangnya tidak sebanyak baliho yang tengah menjadi sorotan. Dia mengklaim hanya memasang baliho di Kecamatan Pronojiwo.

Puan datang ke lokasi terdampak awan panas Semeru dan memberikan bantuan pada Senin (20/12/2021).

Menurutnya, baliho Puan Maharani yang bertebaran itu diperkirakan merupakan inisiatif relawan maupun sahabat Puan Maharani.
“Kalau dari partai hanya baliho ucapan selamat datang, selebihnya itu tidak paham, saya pikir relawan,” jelasnya.

Baliho Puan Maharani itu memang disertai dengan logo relawan Puan Maharani. Sebab, Puan Maharani juga memiliki relawan tersendiri. Relawan tersebut tidak berada di bawah naungan PDI-P

Sementara itu, baliho Puan yang tengah menjadi sorotan bertuliskan “Tangismu, tangisku, ceriamu, ceriaku.

Saatnya bangkit menatap masa depan.”
Tampak foto Puan dengan latar belakang gambar para pengungsi awan panas Gunung Semeru.

Sebelumnya, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang erupsi dengan mengeluarkan awan panas guguran pada Sabtu (4/12/2021).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 10.400 warga yang mengungsi di 406 titik hingga Senin (20/12/2021) pukul 18.00 WIB. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 50 orang.**

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

APH Didesak Tindak Tegas dan Keras bagi Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan
Satpol PP Jaktim Ungkap Pedagang Ikan Kooperatif Saat Direlokasi ke Lokbin Kramat Jati
Komisi XIII DPR RI Dukung Penertiban WNA yang Langgar Aturan Hukum Keimigrasian
Prabowo Kumpulkan Jajaran Kabinet di Hambalang Bahas Situasi Nasional
Polri Dapat Tambahan Anggaran 66 Triliun Tahun Anggaran 2027
KPK Kembangkan Operasi Senyap, Pejabat Daerah Tunggu Giliran Terjaring OTT
KKP Layani 162 Dokumen Perizinan Nelayan Lewat Gerai Kampung Nelayan Merah Putih
Demo Masyarakat Pati Berujung Korban, Kapolri Didesak Copot Kapolda Metro Jaya

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:34 WIB

APH Didesak Tindak Tegas dan Keras bagi Korporasi yang Terlibat Pembakaran Hutan

Rabu, 2 September 2026 - 09:33 WIB

Satpol PP Jaktim Ungkap Pedagang Ikan Kooperatif Saat Direlokasi ke Lokbin Kramat Jati

Rabu, 2 September 2026 - 06:29 WIB

Komisi XIII DPR RI Dukung Penertiban WNA yang Langgar Aturan Hukum Keimigrasian

Rabu, 2 September 2026 - 00:34 WIB

Prabowo Kumpulkan Jajaran Kabinet di Hambalang Bahas Situasi Nasional

Rabu, 2 September 2026 - 00:26 WIB

Polri Dapat Tambahan Anggaran 66 Triliun Tahun Anggaran 2027

Berita Terbaru

Para tokoh pendiri bangsa (Foto: Ist)

Opini

UUD 1945 Cetak Biru Indonesia

Kamis, 3 Sep 2026 - 09:54 WIB