BGN Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Masjid Ats-Tsauroh

- Editor

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Peletakan batu pertama pembangunan SPPG Masjid Ats-Tsauroh, Serang

Foto: Peletakan batu pertama pembangunan SPPG Masjid Ats-Tsauroh, Serang

SERANG, Mediakarya– Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Ats-Tsauroh, Serang, untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pembangunan ini merupakan bagian dari program ‘Sinergi Ekonomi Rakyat’, meningkatkan kualitas hidup dan memperkuat peran SPPG di lapangan. BGN fokus pada program terstruktur dan berbasis data.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol. (Purn) Sony Sonjaya, mengatakan dapur ini nantinya akan menjadi pusat produksi makanan bergizi yang dikelola melalui sistem SPPG. Sehingga, distribusi makanan kepada penerima manfaat dapat dilakukan secara lebih efektif dan terstandarisasi.

Selain itu, pembangunan dapur ini juga diharapkan mampu mempercepat distribusi makanan bergizi bagi masyarakat di wilayah Serang dan sekitarnya. Dia berharap, fasilitas ini nantinya bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

“Dengan dibangunnya dapur MBG ini, madrasah yang ada di masjid ini serta anak-anak yatim usia sekolah dan balita bisa mendapatkan MBG. Ini gagasan yang bagus mudah-mudahan jadi motivasi bagi yang lain, bahwa intensif yang akan diberikan oleh Yayasan itu akan diserahkan kepada pengurus masjid untuk mendukung operasional ini,” kata Sony, Kamis (12/3/2026).

Sementara itu, Walikota Serang, Budi Rustandi, mengatakan bahwa pemerintah kota Serang sangat mendukung program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, jumlah SPPG di Serang mencapai 90 SPPG yang telah membawa manfaat untuk ekonomi daerah.

“Dengan adanya dapur MBG, perputaran uang di kota Serang sebulan Rp100 miliar, jadi setahun hampir sampai Rp1,2 triliun, padahal APBD kita cuma Rp1,6 miliar” ujar Budi.

Baca Juga:  PDIP Surabaya: Ganjar-Mahfud Beri Perhatian Ekosistem Riset-Inovasi

Untuk itu, pihaknya siap berkolaborasi untuk mensukseskan program MBG. Sebab, program ini tidak hanya memberikan makanan bergizi tapi juga memajukan ekonomi daerah, terutama UMKM.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) semakin menetapkan standarisasi tinggi dalam memenuhi pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG) skala nasional di seluruh daerah. Salah satunya melalui kegiatan bertajuk ‘Sinergi Ekonomi Rakyat’, untuk mendukung Program MBG di Serang, Banten.

Kegiatan ini mempertemukan perwakilan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan Kelompok Tani (POKTAN) setempat, untuk diberi arahan mengenai pengambilan bahan baku buat MBG yang sehat dan bersih, dalam memenuhi standar keamanan pangan tinggi untuk menjaga kualitas makanan pada program MBG.

Pada hari pertama kegiatan di tanggal 10 Maret 2026 kemarin, Wakil Ketua Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik, Nanik Sudaryati Deyang, dan Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional, Tengku Syahdana, hadir dalam kegiatan mengunjungi Pondok Pesantren Al-Markaz di Kabupaten Serang, Banten.

“Kenapa Ponpes ini menjadi
agenda kunjungan awal? Karena Ponpes Al-Markaz ini memiliki perkebunan eduwisata komobid. Di mana perkebunan ini menghasilkan bahan baku terbaik untuk program MBG di wilayah Banten umumnya dan Serang khususnya,” kata Nanik, Rabu (11/3/2026).

Dalam kunjungannya, para perwakilan Dapur SPPG dan POKTAN yang hadir diberi arahan agar mengambil dan memilih bahan baku terbaik, untuk memenuhi standar terbaik yang bisa menunjang program MBG.

Sehingga, langkah ini bisa menjadi percontohan program MBG di berbagai daerah lain karena kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh cara pengolahan, penyimpanan dan penyajian makanan melainkan juga kualitas bahan yang digunakan.(Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pemkab Nias Selatan Janji Rehabilitasi Total Kantor Camat Tanah Masa
Korban Jadi Tersangka, LBH TOHO-TNR Ancam Praperadilan-kan Polres Nias Selatan
Klaim Pelantikan Ilegal Mencuat, Panitia Konfercab VIII GMNI Nias Selatan Tegaskan Hasil Forum Sah
Kader Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru di Pantai Lagundri
Anggota PWI Aceh Utara Diduga Jadi Korban Pemukulan Oknum TNI
Genset PLTD Meledak,  Damkar Satpol PP Nias Selatan Berhasil Padamkan Api
Kapolres Pastikan Kota Bekasi Berjalan Normal, Tidak Ada Penyekatan
Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Pemkab Nias Selatan Janji Rehabilitasi Total Kantor Camat Tanah Masa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Korban Jadi Tersangka, LBH TOHO-TNR Ancam Praperadilan-kan Polres Nias Selatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Klaim Pelantikan Ilegal Mencuat, Panitia Konfercab VIII GMNI Nias Selatan Tegaskan Hasil Forum Sah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Kader Partai Demokrat Gelar Gerakan Langit Biru di Pantai Lagundri

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Anggota PWI Aceh Utara Diduga Jadi Korban Pemukulan Oknum TNI

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Meski Gubernur BI Diganti, Rupiah Diprediksi akan Terus Melemah

Senin, 31 Agu 2026 - 08:51 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

13 Tindak Pidana yang Dapat Dijerat UU Perampasan Aset

Senin, 31 Agu 2026 - 06:21 WIB