BPIP Ajak Jaga Keharmonisan Antarumat Beragama di Indonesia

- Editor

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengajak semua elemen bangsa untuk menjaga keharmonisan antarumat beragama di Indonesia.

“Kita patut bersyukur bahwa Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi penuntun kehidupan bangsa yang beragam sesuai dengan cita-cita negara,” kata Yudian Wahyudi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Yudian menegaskan bahwa Pancasila sebagai dasar negara mengarahkan untuk hidup harmonis, rukun, dan saling menghormati. Dengan sila ke-3 Persatuan Indonesia, juga menjadi landasan gotong royong untuk keadilan sosial.

Nilai-nilai Pancasila yang inklusif dan toleran, kata dia, adalah anugerah yang menyatukan keberagaman bangsa dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut dia, mensyukuri Pancasila berarti meyakini bahwa Pancasila menyatukan bangsa Indonesia dan menerapkannya dalam ucapan serta tindakan,.

Baca Juga:  Terbukti Dukung Pasangan Tri-Harris, Bawaslu Kota Bekasi Akhirnya Pecat Sejumlah KPPS

“Kita mengharapkan agar generasi penerus memiliki karakter Pancasila. Dengan kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk mewujudkan cita-cita pendirian negara Indonesia,” katanya, dilansir dari antara.

Hal itu disampaikan Yudian saat menjadi pembicara kunci sosialisasi pembinaan Ideologi Pancasila dalam rangka moderasi kerukunan umat beragama di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta, Jumat (7/6). Kegiatan itu diikuti tokoh agama dan organisasi lintas agama di daerah itu.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Sleman Sidik Pramono menyampaikan terima kasih kepada BPIP atas kerja sama yang telah terjalin dengan Kabupaten Sleman.

“Sleman sebagai kota pelajar dengan beragam perguruan tinggi, memiliki kemajemukan yang luar biasa. Semoga kegiatan ini bermanfaat dalam memperkuat pilar NKRI,” harapnya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB