Cegah Penularan PMK pada Hewan Qurban, Pemprov DKI Diminta Antisipasi Masuknya Sapi ke Jakarta

- Editor

Senin, 4 Juli 2022 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sapi Qurban (Ist)

Sapi Qurban (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta mengungkapkan kasus penyakit mulut dan kaki (PMK) pada sapi, berdampak pada penurunan harga di pasar. Baik itu daging segar maupun frozen.

Ketua APDI DKI Jakarta, Wahyu Banten mengungkapkan, kasus PMK yang menyerang pada sapi, terlebih lagi jelang Hari Raya Idul Adha sangat berpengaruh pada penjualan daging di pasar.

“Contohnya saja, jelang hari raya qurban. Tidak semena-mena pedagang sapi dari luar daerah mengirim sapi ke DKI tanpa pengawasan dari dinas kesehatan. Dan di sini pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan aturan yang ketat, meski akan ada dampak terhadap para pedagang akibat kebijakan pengetatan tersebut,” ujar Wahyu kepada wartawan di Jakarta, Minggu (3/7/2022).

Terkait dengan pengetatan pengiriman sapi dari luar daerah ke DKI Jakarta, terlebih satu pekan jelang hari raya qurban, sangat mempengaruhi harga daging di pasar.

“Salah satu contohnya saja di RPH Cakung, saat ini tidak sembarangan memasukan sapi dari luar daerah tanpa ada surat ijin dari dinas kesehatan. Apabila ada sapi masuk ke RPH langsung dipotong. Hal itu dilakukan untuk menjaga kemungkinan adanya penyebaran PMK, itu juga sudah ada kesepakatan antara APDI dengan pihak RPH,” jelas Wahyu.

Baca Juga:  Jaksa Agung Perintahkan Operasi Intelijen Pengawasan Barang Impor

Oleh karena itu, APDI sangat mendukung penuh langkah pemerintah dalam scraning sapi yang masuk ke DKI Jakarta guna mencegah penularan PMK.

Sebab, kata Wahyu, pengetatan terhadap pengiriman sapi dari luar daerah yang masuk ke DKI Jakarta merupakan amanat dari Kementerian Pertanian maupun yang dikeluarkan aturan dari Pemprov DKI itu sendiri.

Kendati demikian, APDI berharap agar pemerintah lebih mengantisipasi adanya penularan PMK agar tidak meluas.

Menurut dia, penyakit mulut dan kaki pada sapi terutama jelang hari raya qurban ini pastinya ada obatnya. Tinggal bagaimana sikap pemerintah itu lebih antisipatif.

“Tentunya tidak ada kata lain kami dari APDI hanya berharap kepada dinas kesehatan setempat baik di luar maupun di DKI Jakarta agar lebih mengatisipasi adanya PMK tersebut. Sehingga penghasilan pedagang daging dapat kembali normal,” tandasnya.

Meski demikian Wahyu mengakui bahwa stok daging sapi di DKI Jakarta jelang Hari Raya Idul Adha ini, baik itu frozen maupun daging sapi segar masih dalam kondisi aman.

“Yang dikeluhkan oleh para pedagang hanya persoalan harga saja. Soal stok itu aman. Terkait harga, APDI berharap agar Bulog dapat menstabilkan harga daging nasional, selain itu mengantisipasi gejolak harga yang kerap terjadi pada tiap tahunnya,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

LPKAN: Jangan Biarkan Salah Desil DTSEN Cabut Hak Pendidikan Anak Miskin
NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka
Legislator Ini Sebut Petugas Karhutla Gugur Bukan Takdir Tapi Kegagalan Sistem Negara
Karhutla Belum Padam, Bahlil Malah Main Api Diplomasi Setop Ekspor Gas ke Singapura
Kapolri Suyudi Gas Pol Perang Lawan Narkoba, Ketua Komisi III: Negara Tidak Boleh Kalah dari Sindikat
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?
Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:20 WIB

LPKAN: Jangan Biarkan Salah Desil DTSEN Cabut Hak Pendidikan Anak Miskin

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Legislator Ini Sebut Petugas Karhutla Gugur Bukan Takdir Tapi Kegagalan Sistem Negara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Karhutla Belum Padam, Bahlil Malah Main Api Diplomasi Setop Ekspor Gas ke Singapura

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:52 WIB

Kapolri Suyudi Gas Pol Perang Lawan Narkoba, Ketua Komisi III: Negara Tidak Boleh Kalah dari Sindikat

Berita Terbaru