JAKARTA, Mediakarya – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid mendesak Presiden Prabowo Subianto agar mencopot Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, menyusul hasil inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman RI yang menemukan fasilitas kamar mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong.
Syakur menilai sangat mustahil seorang menteri tidak mengetahui adanya pembangunan fasilitas mewah di dalam lapas yang menjadi tanggung jawab kementeriannya.
“Sangat mustahil seorang menteri tidak mengetahui bawahannya yang membangun fasilitas di dalam lapas. Ini bukan satu kamar, tapi 10 bangunan bergaya vila, ada gym, simulator golf, kulkas berisi miras. Ini konstruksi yang masif, bukan kerjaan diam-diam satu dua hari,” tegas Syakur dalam keterangannya, Minggu (27/9/2026).
Terlebih, lanjut Syakur, Lapas Cibinong atau yang juga dikenal dengan Lapas Pondok Rajeg, salah satu penghuninya merupakan mantan bawahan Agus saat masih menjabat di Kepolisian, yakni Ferdy Sambo.
Syakur menduga bangunan rumah singgah bak apartemen mewah di dalam Lapas Pondok Rajeg tersebut sudah diketahui oleh Agus.
“Bahkan ada informasi penghuninya adalah mantan bawahannya sendiri. Jadi publik wajar menduga ada pembiaran, bahkan perlindungan. Masa menteri tidak tahu?” ujarnya.
Menurutnya, penyimpangan di Lapas Cibinong disinyalir bukan hanya soal rumah singgah mewah. Ia menilai masih ada dugaan tindak pidana lain di dalam Lapas yang perlu mendapat perhatian khusus Presiden.
“Ini bukan hanya soal kamar mewah. Kami menduga ada narkoba, peredaran barang terlarang, dan tindak kejahatan lainnya di dalam Lapas yang hingga kini belum tersentuh secara serius. Kalau pimpinannya tidak tegas, bagaimana bawahannya akan bersih?” kata Syakur.
Untuk itu, ia mendesak Presiden Prabowo segera mengambil langkah tegas agar segera mencopot Agus dari jabatan Menteri Imipas.
“Ini demi menyelamatkan marwah pemerintahan Bapak Presiden yang sedang gencar memberantas korupsi dan memperbaiki tata kelola,” pungkasnya.











