Home / DKI

Dibawah Komando Arifin, Satpol PP Razia PKL di Jalan Kalibesar dan Copoti Bendera PDIP

- Editor

Sabtu, 14 Januari 2023 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Tindakan represif dan semena-mena yang kembali dilakukan oleh satuan Pol PP DKI Jakarta terhadap pedagang Kaki 5 yang tergabung Persatuan Pedagang Jakarta Raya (PPJR) mendapat sorotan tajam.

Sekretaris PPJR Ronie. M mengungkapkan kami para pedagang Kalibesar Barat, Roa Malaka, Jakarta Barat menyesalkan tindakan represif tersebut.

“Tepatnya Sabtu dini hari pukul 00.05 WIB sepasukan Pol PP DKI Jakarta yang di Komandani langsung oleh Kepala Pol PP DKI Jakart Drs. Arifin memasuki area Jl. Kalibesar Barat, Roa Malaka dan langsung merazia gerobak para pedagang diangkut dengan Truk, terjadi pula intimidasi dengan menyita beberapa KTP para pedagang. Hal ini dilakukan tanpa pemberitahuan atau sosialisasi terlebih dahulu,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (14/1/2023).

Selain itu juga lanjut Ronie satpol PP juga mencopot bendera PDI Perjuangan dan atribut spanduk yang bertuliskan ucapat HUT PDI Perjuangan yang terpasang di Sepanjang jalan Kalibesar Barat. Yang nyatanya memang masih suasana HUT dan tidak alasan untuk dicopot.

Baca Juga:  Heru Lengser, Karangan Bunga Banjiri Balaikota

“Hal ini jelas tidak menghargai PDI Perjuangan sebagai salah satu partai politik besar di Republik ini. Entah apa alasannya harusnya ini tidak terjadi. para pedagang PPJR mayoritas ber-KTA PDI Perjuangan adalah pedagang yang memang dalam binaan UMKM Partai, tidak sepantasnya diperlakukan semena-mena, tidak manusiawi, gerobak dagangan mereka diangkut dan identitas/KTP mereka disita,” beber Ronie.

Yang lebih parah lagi kata Ronie satpol PP mencabuti atribut bendera partai yang harusnya tidak mereka lakukan.

“Untuk itu kami berharap para petinggi Partai dapat merasakan apa kepedihan yang terjadi pada para pedagang. dan dapat mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku yang melakukan pencabutan atribut partai. Pedagang adalah para wong cilik, rakyat yang hanya ingin diperlakukan dengan baik oleh pemimpinnya dan diberikan hak-haknya sebagai warga negara,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan
Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL
Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:05 WIB

PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD

Berita Terbaru