Dosen ITPLN Tanamkan Etika Digital kepada Santri Pesantren di Bogor

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PKM ITPLN Ibnu Hajar saat memberi pelatihan Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial di Pesantren Nurul Haramain NWDI, Bogor.

Tim PKM ITPLN Ibnu Hajar saat memberi pelatihan Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial di Pesantren Nurul Haramain NWDI, Bogor.

BOGOR, Mediakarya — Upaya membangun budaya bermedia sosial yang sehat dan beretika terus dilakukan Institut Teknologi PLN (ITPLN). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), para dosen ITPLN menggelar Pelatihan Literasi Digital dan Etika Bermedia Sosial bagi santri Pesantren Nurul Haramain NWDI Bogor, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini dirancang untuk membekali santri agar mampu memanfaatkan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, serta tetap berlandaskan nilai iman dan akhlak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Pelatihan berlangsung komunikatif dan disambut antusias oleh para santri. Tim PkM ITPLN dipimpin oleh Ir. Ibnu Hajar, S.T., M.Sc., IPU., dengan anggota Yuliansyah, S.E., M.M. dan Dra. Jumiati, M.Pd. Para peserta diajak berdiskusi aktif mengenai fenomena media sosial yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Tim PkM ITPLN, Ibnu Hajar, menekankan bahwa penguasaan teknologi harus diiringi dengan kedewasaan sikap. Menurutnya, santri memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu membawa pesan positif di ruang digital.

“Media sosial adalah ruang publik yang menuntut tanggung jawab moral. Santri harus mampu memilah informasi, menjaga tutur kata, serta menjadikan teknologi sebagai sarana kebaikan,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).

Pada sesi materi, Yuliansyah membahas etika bermedia sosial dan etika komunikasi digital. Ia mengingatkan pentingnya kesantunan berbahasa, sikap saling menghormati, serta kewaspadaan terhadap hoaks, provokasi, dan konten yang berpotensi merusak persatuan.

Baca Juga:  RUU Kepariwisataan Capai Titik Temu, Chusnunia: Saatnya Transformasi Pariwisata Nasional

Sementara itu, Ibnu Hajar juga menyampaikan materi tentang adab bermedia sosial sebagai bagian dari penguatan iman. Santri didorong memandang aktivitas digital sebagai bagian dari ibadah dan dakwah yang menuntut tanggung jawab akhlak.

“Jejak digital adalah cerminan diri. Apa yang kita bagikan akan dipertanggungjawabkan, baik secara sosial maupun moral,” tuturnya.

Pimpinan Pesantren Nurul Haramain NWDI Bogor, Ustadz Wahyu Setiawan, M.Si., mengapresiasi pelatihan tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat penting untuk memperkaya wawasan santri menghadapi tantangan zaman.

“Kami berterima kasih kepada ITPLN atas kepeduliannya terhadap pendidikan santri. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan,” katanya.

Sebagai penutup kegiatan, Tim PkM ITPLN menyerahkan bantuan satu unit laptop untuk mendukung proses pembelajaran dan pengelolaan administrasi pesantren berbasis digital.

Melalui program ini, ITPLN menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan literasi digital masyarakat serta memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pesantren dalam mencetak generasi berakhlak, cerdas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Creative Financing Jadi Solusi Penguatan Fiskal Daerah, Ini Penjelasan Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni
Apa itu Penyakit Multiple Sclerosis? Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya
Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding
Limbah Makan Bergizi Gratis Diolah Jadi Biofuel, Tim ITPLN Raih Medali Perak
Wisuda ITPLN ke-48, Engineer Muda Siap Hadapi Era AI dan Geopolitik Energi
ITPLN Kupas Rahasia Stabilitas Listrik Hijau PLTS dan BESS di Nusa Penida
ITPLN Pelajari Strategi Kampus Digital Lewat Benchmarking di Bandung
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:46 WIB

Creative Financing Jadi Solusi Penguatan Fiskal Daerah, Ini Penjelasan Dirjen Keuda Kemendagri Agus Fatoni

Senin, 1 Juni 2026 - 12:09 WIB

Apa itu Penyakit Multiple Sclerosis? Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:18 WIB

Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:58 WIB

Limbah Makan Bergizi Gratis Diolah Jadi Biofuel, Tim ITPLN Raih Medali Perak

Berita Terbaru