Elektabilitas Cagub Jakarta Pilihan Jokowi Anjlok

- Editor

Selasa, 5 November 2024 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Elektabilitas Pramono Anung-Rano Karno unggul tipis dari Ridwan Kamil-Suswono di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta berdasarkan hasil survei Litbang Kompas yang digelar pada 20-25 Oktober 2024.

Berdasarkan survei, Pramono-Rano yang merupakan pasangan calon nomor urut tiga itu tercatat memiliki elektabilitas 38,3 persen. Paslon usungan PDIP itu menduduki puncak persaingan meski hanya unggul tipis.

Sementara pasangan Ridwan Kamil-Suswono berada di posisi kedua dengan elektabilitas 34,6 persen.

RK-Suswono yang merupakan paslon nomor urut 1 itu diusung 12 partai politik yakni Gerindra, PKS, Partai Golkar, Partai Nasdem, PKB Partai Demokrat, dan PSI.

Sementara paslon nomor urut 2 dari jalur independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana makin tertinggal dengan kedua rival politiknya itu dengan elektabilitas hanya 3,3 persen.

Litbang Kompas juga mencatat pasangan Pramono-Rano Karno dan RK-Suswono memiliki sisi loyalitas para pemilihnya (strong voter).

Mereka adalah kalangan yang menyatakan sudah pasti akan pilihannya. Mereka mengaku tidak akan mengubah pilihan hingga pemungutan suara.

Baca Juga:  Sosialisasi Pasangan RK-Sis Kerap Ditolak Warga, Pramono-Rano Berpeluang Menangi Pilkada Jakarta

Melansir laman CNN Indonesia, hasil survei menunjukkan tidak kurang dari 68,1 persen pendukung Pramono-Rano tergolong loyal. Sisanya, kurang dari sepertiga bagian pemilih yaitu 31,9 persen, mengaku belum pasti akan pilihannya dan masih memungkinkan berpindah dukungan (swing voter).

Selain itu, sebagian besar dari pendukung Ridwan Kamil-Suswono juga tidak kalah loyal. Tercatat sebesar 67,1 persen tergolong strong voter. Sisanya, kurang dari sepertiga bagian, kurang loyal. Proporsi ini juga tidak berbeda signifikan dengan jumlah swing voter pasangan Pramono-Rano.

Survei Litbang Kompas digelar melalui wawancara tatap muka. Sebanyak 800 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jakarta.

Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error penelitian ± 3,46 persen. Survei ini dibiayai sepenuhnya oleh Harian Kompas.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026
Pakar Sebut Gerindra-PDIP Makin Mesra, Jokowi-Gibran Justru Terpinggirkan Menuju 2029
Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama
Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?
Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra
Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Ayah Oet Desak Polemik Legalitas Bendera Bulan Bintang Tuntas Sebelum 4 Desember 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Pakar Sebut Gerindra-PDIP Makin Mesra, Jokowi-Gibran Justru Terpinggirkan Menuju 2029

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Musda ke-XI Golkar Nias Selatan: Pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Masa Bakti 2025–2030 Resmi Dibuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Berita Terbaru