Etos Indonesia: Kasus Yang Menjerat Hasto Harus Menjadi Momentum PDIP untuk Berbenah

- Editor

Jumat, 10 Januari 2025 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

JAKARTA, Mediakarya – Direktur eksekutif Etos Indonesia Institut Iskandarsyah menilai penetapan tersangka terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto harus menjadi momentum partai berlambang banteng moncong putih itu berbenah diri.

Menurut Iskandar, para kader PDIP yang selama ini membela Hasto habis-habisan harus tahu betul rangkaian peristiwa hukumnya. Sehingga jika beropini di ruang publik tidak mengklaim bahwa kasus tersebut merupakan kriminalisasi.

“Publik sudah cerdas, ketika Hasto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK tentu langsung dicari jejak digitalnya dari rangkaian peristiwa hukum tersebut. Jadi ketika elit PDIP beropini bahwa kasus itu merupakan kriminalisasi justru menurut saya itu pernyataan blunder,” kata Iskandar kepada Mediakarya, Juma (10/1/2025).

Justru kata Iskandar, publik saat ini terus bertanya-tanya kenapa elit PDIP lebih menunjukkan keberpihakannya terhadap Harun Masiku ketimbang kepada Riezky Aprilia.

Padahal Riezky mendapatkan suara terbanyak kedua setelah almarhum Nazaruddin Kiemas tak lain merupakan adik almarhum Taufiq Kiemas, ipar Megawati Soekarnoputri atau paman Puan Maharani.

Padahal jika mengacu pada perolehan suara, pergantian antarwaktu (PAW) Nazaruddin Kiemas adalah Riezky Aprilia, karena mendapatkan suara terbanyak kedua. Namun, Rapat Pleno PDIP menginginkan agar Harun Masiku yang dipilih menggantikan Nazarudin.

Baca Juga:  Hasil Survei ETOS Institute,  Haikal Safar Berpeluang Dampingi Tri Adhianto

KPU berkukuh dengan keputusannya untuk melantik Riezky. Namun, Wahyu Setiawan disuap untuk mengubah keputusan KPU tersebut.

Adapun, Wahyu adalah salah satu tersangka yang terjaring pada OTT 8 Januari 2020. Sejumlah fakta pun terungkap seiring berjalannya agenda sidang Wahyu, termasuk ada nama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

“Pertanyaan lebuh jauh, kenapa Harun Masiku lebih dipilih ketimbang Riezky, dan publik terus bertanya kenapa para kader PDIP begitu membela habis-habisan Harun Masiku,” ungkap Iskandar.

“Kami meminta para elit di PDIP tidak terus menggiring opini bahwa kasus Hasto itu dikriminalisasi. Masyarakat sudah cerdas, jadi jangan melakukan hal yang tak masuk logika publik,” tambah Iskandar.

Dia menduga Harun Masiku telah berjasa atau memiliki peran penting dalam menyelamatkan kasus korupsi yang menyeret para elit di PDIP. Sehingga mendapatkan hadiah PAW dari Nazaruddin Kiemas (almarhum)

“Sebab selama ini publik hanya dipertontonkan soal kasus suap atas PAW Harun Masiku, tapi kenapa Harun Masiku dianakemaskan oleh PDIP. Kami sebagai masyarakat sangat menanti jawaban itu,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh
Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan
Tempat Tinggalnya Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga, Kapolda Jateng Tuntut Keadilan
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan
Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo
Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bicara Citra Polri di Ngobras FPRMI: Masih Banyak Polisi Baik
415 Kendaraan Dinas KBB Mati Pajak, Kang Joker: “Rakyat Dikejar Razia, Pejabat menerobos Aturan!”
Memasyarakatkan Olahraga, Mengolahragakan Masyarakat agar Tubuh Tetap Sehat, Jiwa Kuat dan Silaturahmi Terjaga

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 11:19 WIB

Jelang Musda, Internal Golkar Kota Bekasi Memanas, Etos Indonesia: Jangan Beri Ruang Politisi “Bar-Bar’ Tumbuh

Jumat, 11 September 2026 - 10:22 WIB

Beri Sinyal Dukungan Kepada Ranny Fahd, Tokoh Senior Golkar Kota Bekasi Gelar Pertemuan

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan

Kamis, 10 September 2026 - 16:32 WIB

Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 13:00 WIB

Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bicara Citra Polri di Ngobras FPRMI: Masih Banyak Polisi Baik

Berita Terbaru