Home / DKI

GMNI Jaksel Gelar Forum Diskusi Komunikasi Poltik, Aktivisme dan Sosialisme Bagi Anak Muda

- Editor

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GMNI jaksel gelar forum diskusi dan bedah buku di kesbangpol Wali Kota jakarta Selatan

GMNI jaksel gelar forum diskusi dan bedah buku di kesbangpol Wali Kota jakarta Selatan

JAKARTA, Media Karya – DPC GMNI Jakarta Selatan membuat forum Diskusi dan Bedah Buku Komunikasi Politik, Aktivisme, dan Sosialisme “Studi Komparasi Politik Anak Muda di Amerika dan Indonesia” di Aula Kesbangpol Jakarta Selatan, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Jumat (13/10/23).

Dalam forum tersebut membahas isi buku “Komunikasi Politik, Aktivisme, dan Sosialisme” Para narasumber pada diskusi tersebut adalah Erik Ardiyanto selaku penulis, Regina Vianney Ayudya, S. Sos., M. Ikom Aktivis Perempuan sekaligus politisi muda dari PDIP, Darwin Iskandar, SE Aktivis dan Akademisi, Didik Hariyanto Pemred dan Penerbit Buki GDN.

Dalam sambutan dan Ketua DPC GMNI Jaksel Bung Deodatus Sunda Se isi mengatakan bahwa buku ini sangat menarik dan menginspirasi untuk kaum muda khususnya gerakan progresif di Indonesia.

Menurut Dendy, perjuangan 3 aktivisme politik Bernie Sanders, Alexandria Ocasio-Cortez, Hingga Jeremy Corbyn dapat dijadikan contoh politik progresif kaum muda bisa berjuang di akar rumput dan elektoral sesuai dengan prinsip dan ideologi.

Erik Ardiyanto mengatakan masalah yang dihadapi di aktivis muda Indonesia kurangnya akselerasi dan distribusi aktivitas paska kuliah ke dalam partai politik. Sehingga yang terjadi parlemen banyak diisi kalangan nonaktivitas yang tidak membawa perjuangan akan nilai dan ideologi.

“Selain itu, belum terbentuknya blok politik progresif di dalam gerakan aktivis dan tubuh partai yang bisa menyatu, berbeda dengan gerakan aktivisme di Amerika. Ditambah kurangnya strategi komunikasi politik yang efektif ‘war position’ terhadap narasi sayap kanan sebagai jalan alternatif dan juga alat perjuangan sehingga politik identitas makin menguat,” ucap Erik

Baca Juga:  HUT PDIP ke 51, Pras dan Wibi Gelar Syukuran dan Potong Tumpeng

Sementara itu, politisi muda dari PDIP Regina, anak muda harus memperjuangkan ideologinya melalui partai politik. Menurutnya, PDIP sebagai partai yang berideologis Pancasila dan Marhaenisme yang menurutnya memperjuangkan kaum marhaen dan wong cilik.

Regina merasa perjuangan yang dilakukan Alexandria Ocasio-Cortez ada kesamaan yang diperjuangkan saat ini dengan terus konsisten turun basis, dengan menyediakan program beasiswa, stunting, UMKM, dan Paspor Gratis.

Sedangkan, Bung Darwin bahwasanya cara komunikasi politik yang dilakukan oleh ke 3 tokoh yang terdapat di buku ini pada hakikatnya sudah dipraktekan oleh Sukarno selaku Presiden pertama Indonesia melalui trilogi perjuangan yakni pertama, Kemauan (Will), kedua, Pendidikan Politik berupa Agitasi dan Propaganda, dan ketiga, Organisatoris.

Narasumber terakhir, Bung Didik menekankan bahwa pemuda dengan ideologi progresif nya harus mampu menjadi blok politik alternatif di tengah berkembangnya populisme kanan. Menurutnya, politik progresif Indonesia mengalami kemunduran dan statis. Sedangkan politik sayap kanan begitu masifnya ditengah kondisi Kapitalisme yang sedang ‘sakit’.

“Dari buku ini perjuangan yang dilakukan Bernie Sanders dan Cortez di Amerika, dan Jeremy Corbyn di Inggris, dua negara tersebut merupakan induknya dari kapitalisme dan sangat anti terhadap politik progresif (Sosialisme). Dari tiga tokoh tersebut mampu melahirkan blok politik alternatif yang progresif dengan ide – ide Sosialisme,” ujar Didik.

Diskusi dan Bedah buku dihadiri oleh Mahasiswa berbagai kampus di Jakarta Selatan, Organisasi Mahasiswa, Organisasi Pemuda, dan Partai Politik.(hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan
Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL
Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:05 WIB

PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD

Berita Terbaru