JAKARTA, Mediakarya – Dilantiknya Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani menaruh harapan besar bagi pemulihan perekonomian Indonesia.
“Cukup jelas perintah Presiden Prabowo Subianto kepada Purbaya segera pulihkan ekonomi kerakyatan, buka lapangan pekerjaan agar rakyat dapat makan. Bila rakyat sudah senang, maka negara akan aman dan pemerintahan dapat berjalan sesuai arah tujuan,” ungkap Amos Hutauruk Ketum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) dalam keterangannya, Kamis (18/9/2025).
Menurut Amos Menteri Purbaya boleh koboi bersikap dan berucap dalam forum apapun. Tapi alangkah baiknya koboi itu yang bermanfaat buat Rakyat Indonesia, bukan rakyat negara tetangga.
“Karena uang Rp 200 Triliun yang akan dikucurkan ke bank BUMN itu cukup besar, dan dapat mengkudeta perekonomian sebuah negara, bila tata kelola management tidak tepat sasaran,” ujarnya.
Amos menantang Menteri Purbaya untuk dapat menghidupkan kembali, pabrik besar yang tutup dan berdampak pada PHK massal pada periode 2024-2025 antara lain PT Sritex Group, PT Sanken Indonesia, PT Yamaha Music, dan pabrik lainnya di industri tekstil dan furnitur akibat pailit atau efisiensi operasional. Penutupan ini terjadi di berbagai daerah dan menyebabkan pemutusan hubungan kerja ribuan karyawan.
“Suruh saja bos Bank BUMN, ambil alih pabrik-pabrik yang tutup itu, agar mereka ada kerjaan, tidak main golf terus, simpel toh. Dan minta izin kepada Bapak Presiden, untuk dapat gerak cepat membuka lapangan pekerjaan sebanyak banyaknya di seluruh pelosok negeri ini. karena rakyat indonesia yang cinta damai butuh kepastian hidup dari para pemimpin negeri ini,” bebernya. (dri)










