Home / DKI

Interupsi Saat Paripurna, Haji Rasyidi Pertanyakan Sikap Pemprov DKI Terkait Punggung Laut

- Editor

Senin, 20 November 2023 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Rapat paripurna Penyampaian jawaban Penjabat Gubernur atas pemandangan Fraksi-Fraksi terhadap Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 11 Tahun 1992 tentang Penataan dan Pengelolaan Kepulauan Seribu Kota Madya Jakarta Utara yang digelar Senin (20/11) diwarnai aksi interupsi.

Adalah anggota fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta Haji Rasyidi yang melontarkan interupsi.

Menurut wakil ketua komisi C interupsi yang disampaikannya terkait perihal punggung laut atau karang yang disebabkan oleh orogenesis.

“Itu di Kepulauan Seribu banyak dah sudah menjadi seperti pulau-pulau kecil dan ini dijual dan dijadikan villa. Yang jadi pertanyaan siapa yang menjual vila dan mengijinkan itu?” ujar Rasyidi saat berbincang dengan Media Karya usai paripurna, Senin (20/11/2023).

Menurut Rasyidi apakah kondisi ini ada izinnya atau belum. “Dan kondisi ini apakah ijin Bupati atau Gubernur, Ini yang harus dijelaskan Pemprov,” bebernya.

Baca Juga:  Diusulkan Mayoritas Fraksi di Kebon Sirih, Heru Tinggal Selangkah Lagi Kembali Jadi Pj Gubernur DKI

Seperti diketahui Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta dalam pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 11 Tahun 1992 tentang Penataan dan Pengelolaan Kepulauan Seribu Kota Madya Jakarta Utara telah mengingatkan Pemerintah Provinsi untuk terus menjaga ekologi kelautan dan menguatkan kemampuan para nelayan dengan pembekalan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan harapan dapat memenuhi pangan lokal pada Perda terbaru nantinya.

“Dengan begitu kebutuhan dasar akan protein hewani di DKI Jakarta khususnya dari perikanan dan kelautan akan bisa terpenuhi. Disamping itu sudah bisa dipastikan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di DKI Jakarta,” ujarnya.

Terkait interupsi Haji Rasyidi, PJ Gubernur Heru Budi Hartono berjanji akan memberikan jawaban. “Nanti akan saya tanyakan dan saya pelajari,” ujar Heru.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Berita Terbaru