Jakarta Barometer Singgung Asperkeu dan BP soal ‘Ordal’ Anies Gerilya Politik di BUMD

- Penulis

Senin, 1 Januari 2024 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Peneliti Kebijakan Publik Jakarta Barometer, Aditya Putra Rahtanto menyarankan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono untuk melakukan evaluasi seluruh pekerja di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) termasuk para tenaga ahli lantaran disinyalir banyak yang terafiliasi politik dan bekerja untuk memenangkan salah satu pasangan calon presiden.

Aditya juga menyinggung Asisten Perekonomian dan Keuangan (Asperkeu) serta Badan Pembina (BP) BUMD untuk menjaga integritas dalam melakukan assessment para calon pejabat perusahaan plat merah milik DKI, sehingga tidak terkesan berdasarkan selera dan kepentingan pribadi.

“Sudah tegak lurus saja kepada PJ Gubernur sebagai pemimpin tertinggi di DKI saat ini, jaga kepercayaan yang sudah diberi. Tidak usah aneh-aneh. Penunjukan direksi, komisaris dan apapun yang terkait BUMD, harus dilakukan secara profesional jangan berdasar like and dislike. Penting memilih SDM yang siap satu visi satu misi dengan pimpinan, bukan mereka yang bawa agenda masing-masing,” ujar Aditya, Senin (1/1/2024).

Aditya pun mewanti-wanti Heru agar lebih intens memantau pergerakan para loyalis atau ordal Anies Baswedan di OPD maupun BUMD Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Menurutnya, dedikasi mereka patut dipertanyakan untuk siapa mereka bekerja.

Baca Juga:  Pj Gubernur Heru Dorong Iklim Investasi Berkelanjutan di Jakarta

“Kerja mereka menjadi tidak profesional karena boleh dibilang lebih fokus gerilya kerja politik ketimbang memajukan korporasi. Jelas sangat tidak sehat, bagaimana bisa membantu Pj Gubernur menuntaskan tugas dari presiden kalau mereka sibuk dengan urusan pengamanan agenda politik lalu ribut biar bisa tetap menjabat,” katanya.

“Jangan sampai karena Pj Gubernur orang baik dan masih memberikan kesempatan, lalu mereka memanfaatkan kesempatan itu dengan bermanuver berimprovisasi gerakan, bergerilya kerja politik, jangan kemudian mereka mengira toh tidak akan ada teguran keras atau tindakan tegas,” sambungnya.

Jakarta Barometer, kata Aditya, sejak awal komitmen untuk mendukung transformasi Jakarta menjadi Kota Global. Ia menegaskan, upaya Heru untuk mewujudkan Jakarta Kota Bisnis Berskala Global merupakan citra positif keberhasilan Heru dalam memimpin Jakarta selama satu tahun terakhir.

“Namun dukungan warga pun menjadi semu kalau di dalam (Pemprov) orang-orangnya masih belepotan dan repot ngurusin sisa-sisa kekuasaan padahal mereka tidak sejalan dengan visi dan misi pemerintahan Pak Heru,” pungkasnya.(hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo
Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir
Andika Wisnuadji Jalankan Instruksi AHY, Demokrat Bantu Warga Lewat Kurban
Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah
Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus
Balkoters Tebar Kepedulian saat Idul Adha, 2 Sapi dan 4 Kambing Disalurkan untuk Sesama
Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak
Potong Babi Hutan Simbolkan Pembersihan Koruptor, LSM PMPR Demo Pemkot Bandung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:29 WIB

Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:02 WIB

Andika Wisnuadji Jalankan Instruksi AHY, Demokrat Bantu Warga Lewat Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:14 WIB

Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:30 WIB

Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Debt Collector Tak Bisa Lagi Teror Nasabah

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:59 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Ist)

Headline

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB