Jika Ganjar Pranowo Gabung ke KIB Maka Mengkhianati PDI-P

- Penulis

Selasa, 31 Mei 2022 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo bersama Ketum Golkar Airlangga Hartarto. (Ist)

Ganjar Pranowo bersama Ketum Golkar Airlangga Hartarto. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Pengamat politik Hendri Satrio menilai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)  yang digawangi oleh 3 partai yakni Golkar, PANdan PPP tidak akan mengusung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024.

Bahkan Hendri menduga KIB akan mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres mendatang.

“Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan,” ujar Hendri sebagaimana yang dilansir dari GenPi, Selasa (31/5/2022).

Namun dari peta politik yang berkembang kata Hendri, kemungkinan besar KIB akan mengusung Ganjar Pranowo.

Hal itu bisa dilihat dari beberapa pertemuan yang ada dan komentar dari petinggi partai.

Baca Juga:  Polri Dituding Tak Serius Tuntaskan Kasus Pemerasan Terhadap Korban DWP Yang Libatkan Anggotanya

Selain itu, Hendri juga menilai KIB sebagai koalisi penyelamat Ganjar.

“Menurut saya, ke depannya, mereka akan mencoba untuk meminang Ganjar Panowo dari PDIP,” jelasnya

Kendati demikian, meski Ganjar akan diusung oleh KIB namun orang nomor satu si Provinsi Jateng itu  memiliki beban politik dengan partai di mana saat ini ia bernaung.

“Dia harus mempertimbangkan banyak hal. Salah satunya, apakah dia berani dan mampu untuk mengkhianati PDIP?” kata Hendri.

Hedri menambahkan, langkah yang diambil KIB unutk mempersiapkan Pilpres 2024 sejak dini cukup baik.***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem
Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:40 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dipeluk, Bukan Dipukul

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB