Kejati Jabar Didesak Periksa Pejabat PDAM Tirta Patriot

- Penulis

Selasa, 28 Maret 2023 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Anti Korupsi Cabang Bekasi menyerahkan laporan dugaan korupsi yang terjadi di PDAM Tirta Patriot, Kota Bekasi.

Aktivis Anti Korupsi Cabang Bekasi menyerahkan laporan dugaan korupsi yang terjadi di PDAM Tirta Patriot, Kota Bekasi.

JAKARTA, media Karya – Terkait dugaan korupsi oknum pejabat PDAM Tirta Patriot Bekasi, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat diminta usut dugaan korupsi yang dilakukan oknum pejabat tersebut.

Sudah satu tahun berlalu laporan dugaan korupsi yang dilakukan oknum pejabat di PDAM Tirta Patriot, Kota Bekasi dibiarkan berlalu begitu saja. Dugaan korupsi tersebut dilakukan oknum pejabat PDAM Tirta Patriot yang kini telah diberhentikan Plt Walikota Bekasi, Tri Adhianto.

Tidak tanggung-tanggung dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat aktifis Anti Korupsi Cabang Bekasi mencapai empat miliar lebih.

Informasi yang berhasil dihimpun, pihak petugas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jawa Barat, akhir November 2022 lalu telah melakukan pemanggilan terhadap oknum mantan pejabat PDAM Tirta Patriot, Kota Bekasi. Namun setelah pemanggilan ini, kasus dugaan korupsi tersebut tidak berlanjut.

Padahal laporan Aktivis Anti Korupsi Cabang Bekasi kepada Kejati Jabar, dilakukan 15 Maret 2022 lalu, dengan disertakan pula bukti-bukti dan jumlah pelanggan baru konsumen PDAM Tirta Patriot yang menjadi ajang dugaan korupsi itu.

Sementara itu pengamat kebijakan publik M Abdullah SE, menanggapi dugaan korupsi yang dilakukan pejabat di lingkungan PDAM Tirta Patriot, Selasa (28/3/2023) mengatakan, laporan masyarakat kepada pejabat di Kejati Jabar, harus ditindaklanjuti, karena informasi masyarakat terkait dugaan korupsi itu dipastikan benar.

Baca Juga:  Jatirangga Targetkan 90 Persen Dari Total 13.000 Lebih Warganya Tervaksin

“Tidak mungkin masyarakat berani melaporkan dugaan korupsi kalau masyarakat tidak memiliki bukti- bukti yang dapat menjerat oknum pejabat pelaku korupsi itu,” jelasnya.

Selain itu lanjut M Abdullah SE, dalam menjalankan aksinya oknum pejabat itu tidak melakukan sendiri. Bisa dipastikan ada pejabat lainnya yang mengetahui tindakan yang merugikan pemerintah daerah ini.

Guna memperjelas dugaan korupsi ini, para pejabat yang terkait dugaan korupsi ini bisa dimintai keterangannya terlebih dahulu. Seperti direktur Tehnik maupun direktur lainnya yang terindikasi terkait dugaan korupsi tersebut.

“Pihak petugas Kejati Jabar bisa memanggil direksi lainnya yang mengetahui kasus dugaan korupsi itu, supaya masalahnya menjadi jelas. Namun kalau pihak Kejati Jabar tidak merespon laporan dugaan korupsi tersebut, pihak pelapor dalam hal ini Aktifis Korupsi Cabang Bekasi, bisa melaporkan ke Kejagung,” ujarnya.

Terkait pencopotan oknum pejabat yang dilakukan Plt Walikota Bekasi, Tri Adhianto itu sudah benar, karena untuk menghindari kerugian keuangan BUMD Pemkot Bekasi lebih besar lagi.

“Untuk membongkar kasus dugaan korupsi di PDAM Tirta Patriot yang kini telah berganti nama Perumda Tirta Patriot, perlu keberanian untuk membersihkan tikus-tikus di lingkungan BUMD tersebut,” tutur M Abdullah SE.(MM)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Siswa SMAN 5 Kota Bekasi Torehkan Prestasi Pada Event Savate di Nepal
Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius
Kasus Dugaan Penganiayaan, Dua Saksi Telah Diperiksa Polisi
Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi
SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL
MUKOTA KADIN Kota Bekasi Ke-VI, Pemkot Bekasi Akan Kolaborasi Dengan Pengurus Baru
Dibangun Tanpa Ijin Pemkot, Tanggul Jalan Di Galaxy Diminta Untuk Dibongkar
Kejurprov 1 Savate, Masih Butuh Perhatian Pemkot Bekasi Terkait Sarana
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:53 WIB

Siswa SMAN 5 Kota Bekasi Torehkan Prestasi Pada Event Savate di Nepal

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:43 WIB

Kendaraan Besar Kerap Langgar Jam Operasional, Dishub Kota Bekasi Diminta Serius

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:02 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan, Dua Saksi Telah Diperiksa Polisi

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dampak Kenaikan Kurs Dollar AS Mulai Dirasakan Pengusaha Di Kota Bekasi

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:17 WIB

SPPG Polri Pekayon Jaya Terlambat Bikin IPAL

Berita Terbaru

Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana saat  hendak digelandang ke mobil tahanan.

Ekonomi & Bisnis

Pengungkapan Kasus Korupsi di BGN Jadi Momentum Reformasi Prorgam MBG

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:14 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Murah, Rasuah Meriah

Sabtu, 6 Jun 2026 - 20:17 WIB