PTM Masih Berlangsung, Sekolah Terapkan Prokes Secara Ketat

- Editor

Senin, 7 Februari 2022 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SDN Mustikajaya IV sedang melakukan tes suhu sebelum masuk kelas

Siswa SDN Mustikajaya IV sedang melakukan tes suhu sebelum masuk kelas

KOTA BEKASI, Mediakarya – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kembali dibatasi. Hal ini merujuk pada meningkatnya Covid-19 varian Omicron di Kota Bekasi. Terpantau di SDN Mustikajaya IV, Kota Bekasi, proses belajar mengajar tetap dilakukan namun dengan penerapan prokes yang ketat.

“Kaitan dengan ptm, alhamdulilah untuk di mustikajaya sudah berjalan, hari ini semua sekolah dan kita dengan teman-teman tiga pilar kalau di kecamatan dan ada empat pilar kita selalu monitor ke wilayah kaitannya dengan ptm tersebut,” kata Camat Mustikajaya Gutus Hermawan saat diwawancara media pada Senin (07/02/22)

Camat Mustikajaya Gutus Hermawan didampingi Lurah Mustikajaya Mochamad Adhie, serta unsur tiga pilar lainnya meninjau langsung pelaksanaan belajar tatap muka terbatas di sekolah tersebut.

“Sudah berjalan baik, dan antusias siswa juga bagus, contohnya hari ini kita walaupun cuacanya hari ini hujan tapi siswa semuanya dapat hadir, prokesnya sudah kita tekankan kepada para kepala sekolah, RT RW ikut memantau termasuk stakeholder yang ada,” kata Gutus.

Dengan penuh semangat, siswa SDN Mustikajaya IV masuk kelas

Ia menambahkan bahwa penerapan prokes di wilayahnya sudah dilakukan sejak awal pandemi Covid-19 melanda Kota Bekasi.

Baca Juga:  Hanya Dinikmati Segelintir Pejabat, IAW Ungkap Potret Buram Pengelolaan Migas Kota Bekasi

“Sudah berjalan dengan baik artinya bukan hanya saat ini saja, dari kemarin awal covid hingga saat ini kita tekannya untuk prokes,” Pungkasnya.

Nampak, para siswa di SDN Mustikajaya IV, melakukan tes suhu serta diwajibkan mencuci tangan didampingi guru yang memang bersiap di gerbang sekolah. Mereka berbaris rapi untuk menunggu giliran masuk ke kelas yang memang dibatasi.

Sebelumnya, dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman Ir beberapa waktu lalu, mengungkap bahwa berdasarkan data sementara, untuk SMP yang terkorfirmasi smpai hari ini, guru ada 83 dan siswa 45, sedangkan SD guru ada 9 dan siswa ada 45, itu pertanggal 2 Januari jam 10 hasil dari bidang smp dan SD.

“Maka dengan itu dinas pendidikan langsung melakukan pengendalian, yg pertama edaran walikota mulai hari ini dilakukan PJJ smpai 17 Febuari 2022, kita akan melakukan pcr acak dengan bekerja sama dengan Dinkes, walaupun PJJ kita akan melakukan tracking dengan keluarga,” kata Krisman. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades
Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang
DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru

PAM JAYA memperkuat budaya K3 bersama mitra kerja untuk memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan jaringan perpipaan Jakarta.

Ekonomi & Bisnis

PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:26 WIB

Amos Hutauruk menilai Erick Thohir harus bertanggung jawab dan mendesak Ketua Umum PSSI mundur.

Headline

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:08 WIB