Kementerian Kebudayaan Bersama Swasta Tambah 51 Layar Bioskop di 17 Kabupaten di Jawa

- Penulis

Senin, 25 November 2024 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menggandeng rumah produksi Sam’s Studio untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap film Indonesia. Dalam kerja sama ini, Kementerian Kebudayaan akan membuka 51 layar bioskop baru yang tersebar di 17 kabupaten di Pulau Jawa. Langkah ini merupakan upaya untuk memperluas literasi film dan menciptakan ekosistem perfilman yang lebih merata di seluruh Indonesia.

Saat ini, Indonesia memiliki sekitar 2.145 layar bioskop yang tersebar di 517 lokasi di 115 kabupaten dan kota. Namun, angka tersebut masih belum mencakup seluruh 349 kabupaten dan 91 kota di Indonesia. Sebagian besar bioskop berada di kota-kota besar, terutama di Pulau Jawa, yang menciptakan kesenjangan akses hiburan dan seni perfilman bagi masyarakat di daerah.

Menteri Kebudayaan, Dr. Fadli Zon, M.Sc., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Sam’s Studio ini diharapkan dapat menambah jumlah layar bioskop, khususnya di kabupaten-kabupaten. “Kami sangat antusias dengan kerja sama ini. Kurangnya jumlah layar bioskop selama ini menjadi tantangan bagi industri perfilman. Dengan dukungan ini, kami akan membuka bioskop di 17 kabupaten yang akan mulai beroperasi pada 5 Desember mendatang,” ujar Fadli Zon.

Kabupaten-kabupaten yang akan mendapatkan tambahan layar bioskop tersebut antara lain Cibadak, Sukabumi, Cianjur, Subang, Garut, Indramayu, Pemalang, Gombong, Pekalongan, Ungaran, Salatiga, Kelaten, Solo, Nganjuk, Kediri, Pasuruan, dan Probolinggo.

Selain bekerja sama dengan Sam’s Studio, Kementerian Kebudayaan juga akan melibatkan sektor swasta lainnya, pemerintah daerah, dan komunitas lokal dalam pembangunan infrastruktur bioskop yang berkelanjutan. Selain itu, kementerian akan memanfaatkan teknologi digital untuk menghadirkan bioskop alternatif, seperti layar tancap modern dan bioskop keliling, guna menjangkau daerah-daerah yang lebih terpencil.

Baca Juga:  Antara Giring dan Anies, Siapa yang Lebih Berkualitas?

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan apresiasi terhadap film Indonesia, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di sektor industri kreatif. Peningkatan jumlah layar bioskop di berbagai daerah juga diharapkan memberi kesempatan bagi sineas lokal untuk lebih dikenal, serta mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan perfilman nasional.

Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, turut mendukung inisiatif ini. “Sebagai Utusan Khusus, saya akan membantu mempercepat realisasi program ini. Bioskop yang membuka ruang bagi film Indonesia akan membawa dampak positif bagi ekonomi daerah, terutama dengan melibatkan UMKM,” jelas Raffi.

Fadli Zon menambahkan, ke depan, Kementerian Kebudayaan berharap setiap kabupaten di Indonesia dapat memiliki layar bioskop. “Kami percaya, dengan adanya lebih banyak layar bioskop, persaingan yang sehat akan tercipta, harga tiket akan lebih terjangkau, dan masyarakat akan lebih mudah mengakses film-film Indonesia,” tutup Fadli.

Melalui langkah strategis ini, Kementerian Kebudayaan berharap perfilman Indonesia semakin berkembang dan dapat bersaing di pasar internasional, menjadikan film sebagai salah satu produk ekspor kebanggaan bangsa. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kemendikdasmen Perkuat Pelatihan PMKKA Berbasis Mata Pelajaran, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era AI
Yayasan Vardhana Nawasena Network Luncurkan Film Dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua
Khanzania Ulya Qira Azzizah Siap Wakili Indonesia di Kompetisi Musik Internasional Seoul 2026
Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia
Warta Kota Awards 2026 Jadikan Inovasi Daerah Sebagai Laboratorium Nasional
Aero Astra Akademia Cetak SDM Perhotelan Bersertifikat, Lulusan Langsung Diserap Hotel Berbintang
Perankan Polisi di Sebening Cinta, Rizky Nazar Hadapi Tantangan Baru
KKP Gandeng WRI Indonesia Hadirkan Ocean Calculator, Dukung Pengelolaan Laut Berkelanjutan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:33 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Pelatihan PMKKA Berbasis Mata Pelajaran, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era AI

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:28 WIB

Yayasan Vardhana Nawasena Network Luncurkan Film Dokumenter Wanam: Menanam Masa Depan di Tanah Papua

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:14 WIB

Khanzania Ulya Qira Azzizah Siap Wakili Indonesia di Kompetisi Musik Internasional Seoul 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:50 WIB

Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:37 WIB

Warta Kota Awards 2026 Jadikan Inovasi Daerah Sebagai Laboratorium Nasional

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Pakar Ingatkan Dampak Kerusakan Hukum Terhadap Ekonomi

Sabtu, 11 Jul 2026 - 20:52 WIB