BALI, Mediakarya – Penyanyi muda Indonesia Khanzania Ulya Qira Azzizah meraih gelar The Winner pada ajang International Music and Performing Arts Festival (IMPAF) 2026 yang digelar di Bali. Prestasi tersebut mengantarkannya menjadi wakil Indonesia pada kompetisi musik internasional di Seoul, Korea Selatan, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Ajang IMPAF 2026 mempertemukan peserta dari berbagai negara dalam sejumlah kategori seni pertunjukan. Pada kompetisi tersebut, Khanzania berhasil memikat perhatian dewan juri internasional melalui penampilannya yang dinilai memiliki kualitas vokal, penguasaan panggung, serta penghayatan lagu yang kuat.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa mengingat Khanzania baru berusia 14 tahun dan saat ini duduk di bangku kelas X SMA Presiden. Di tengah kesibukannya menempuh pendidikan, ia tetap konsisten mengembangkan kemampuan di bidang seni vokal.
Prestasi yang diraih Khanzania tidak diperoleh secara instan. Di balik penampilannya terdapat proses latihan yang panjang, disiplin, dan pembinaan secara berkelanjutan bersama Coach Nilam Topodade dan Coach Rudi Lamando di NTS Vocal Studio. Melalui bimbingan tersebut, kemampuan vokalnya terus diasah hingga mampu bersaing di level internasional.
IMPAF 2026 bukan menjadi pencapaian internasional pertamanya. Sebelumnya, Khanzania juga berhasil meraih First Place Winner pada Hong Kong Youth Performance and Art Festival yang diselenggarakan di Hong Kong. Prestasi tersebut semakin memperkuat kiprahnya sebagai salah satu penyanyi muda Indonesia yang mampu bersaing di ajang internasional.
Berkat sederet prestasi yang diraih, Khanzania mendapat julukan “Macan Asia”, sebagai simbol semangat, keberanian, dan konsistensinya dalam membawa nama Indonesia di berbagai kompetisi seni pertunjukan internasional.
Bagi Khanzania, setiap kompetisi bukan semata-mata tentang meraih gelar juara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia melalui seni dan budaya kepada dunia.
Selanjutnya, Khanzania akan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di Seoul, Korea Selatan, pada November 2026. Dengan dukungan keluarga, sekolah, serta para pelatih, ia diharapkan kembali mampu menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.
Keberhasilan Khanzania menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global. Kisahnya diharapkan dapat menginspirasi anak-anak muda lainnya untuk terus mengembangkan bakat, bekerja keras, dan berani mewujudkan mimpi melalui prestasi. (hab)











