Ketua DPD BAPERA Jabar Ancam Laporkan Haris Pratama ke Bareskrim Polri

- Editor

Kamis, 28 Juli 2022 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Bapera jabar Raden Andreas Nandiwardhana bersama Ketum Bapera Fahd Arafiq

Ketua DPD Bapera jabar Raden Andreas Nandiwardhana bersama Ketum Bapera Fahd Arafiq

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Jawa Barat Raden Andreas Nandiwardhana mengecam pernyataan Haris Pratama yang menyebut Airlangga Hartarto calon presiden “odong-odong”. 

Menurut Andre, pernyataan Haris sangat tendensius dan tak pantas keluar dari mulut seorang mantan tokoh pemuda. Padahal, Airlangga Hartarto sudah banyak berbuat demi bangsa dan negara. 

“Terkait dengan wacana Ketum partai Golkar itu akan maju sebagai Capres di 2024 mendatang, itu merupakan hak politik seseorang, jadi tidak ada hak seorang Haris mengecilkan atau menghalang-halanginya,” ujar Andre kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/7/2022).

Sebagai kader Golkar, Andre juga mempertanyakan motif di balik pernyataan Haris tersebut. Sebab, bila bercermin dari kinerja yang dilakukan oleh Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian banyak membantu masyarakat dalam pemulihan ekonomi.

Andre mengungkapkan, Airlangga sudah membuktikan kinerjanya pada bangsa dan negara. Baik saat penanganan Covid-19 maupun sebagai menteri yang dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi di saat pandemi. 

“Terlebih lagi saat ini beliau (Airlangga) tengah fokus dalam rangka pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi. Sedangkan prestasi yang ditorehkan Haris terhadap bangsa dan negara ini sepengetahuan kami tidak ada yang menonjol,” tegas Andre.

Baca Juga:  Jelang Pilkada Pandeglang, Ratu Anita Sangadiah Tempati Posisi Puncak Survei

Jika menyebut bahwa Airlangga itu sebagai capres “odong-odong”, seharusnya Haris berkaca apa yang diperbuat dirinya selama ini terhadap bangsa dan negara. 

Terkait dengan pernyataannya itu, Ketua Dewan Pertimbangan DPP BAPERA itu juga berencana akan melaporkan Haris Pratama ke Bareskrim Polri atas kasus pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Ketua Umum Partai Golkar.

Sebelumnya Haris Pratama menyebut bahwa Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto calon presiden odong-odong.

Hal itu disampaikan Haris Pratama yang juga mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu kemudian viral di media sosial khususnya melalui pesan WhatsApp.

Bahkan dalam video berdurasi 25 detik yang diterima Selasa (26/7/2022) malam itu Haris juga menyebut Airlangga Hartarto sebagai pemecah belah KNPI.

“Saya ingatkan kepada pemecah belah Komite Nasional Indonesia, calon Presiden odong-odong untuk siap-siap menerima serangan-serangan Ketua Umum KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia),” ucap Haris dalam potongan video tersebut. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjukkan Wajah Baru Polri: Dekat Ulama, Hormati Sejarah, Hadir untuk Pekerja
Direktur Etos Indonesia: Golkar Harus Bongkar Pola Lama, Jika Mau Hidup di Era Gen Z
Buntut Karhutla 4 Bulan Tak Padam, Prabu Peduli Lingkungan Desak Raja Juli Antoni Mundur
Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk
KPK Buka Suara Soal Wacana Jemput Paksa Nusron Wahid
Dua Kali Mangkir, MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron Wahid di Bandara Senin Besok
Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua
Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjukkan Wajah Baru Polri: Dekat Ulama, Hormati Sejarah, Hadir untuk Pekerja

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Direktur Etos Indonesia: Golkar Harus Bongkar Pola Lama, Jika Mau Hidup di Era Gen Z

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Buntut Karhutla 4 Bulan Tak Padam, Prabu Peduli Lingkungan Desak Raja Juli Antoni Mundur

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:22 WIB

KPK Buka Suara Soal Wacana Jemput Paksa Nusron Wahid

Berita Terbaru

Plt Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ahmad Taufik Husein (ist)

Hukum

KPK Buka Suara Soal Wacana Jemput Paksa Nusron Wahid

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:22 WIB