Ketua Komisi IV Minta ASN di Kementan Jaga Netralitas

- Editor

Rabu, 17 November 2021 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, Mediakarya – Sejumlah kalangan mempertanyakan soal beredarnya foto yang memperlihatkan sejumlah pejabat di Kementerian Pertanian (Kementan) mengenakan seragam Kostranas Partai NasDem.

Dimana dalam foto tersebut tampak sejumlah ASN bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang merupakan politikus Partai Nasdem.

Menanggapi beredarnya ASN Kementan yang mengenakan seragam mirip salah satu partai itu,  Keua Komisi IV DPR RI Sudin mengingatkan kepada pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk fokus bekerja secara profesional dan tidak terlibat dalam kegiatan politik apapun.

Dia pun mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak menjaga netralitas dalam bekerja dapat dicopot dari jabatannya.

“Kurang etis jika seorang ASN terlibat dalam kegiatan politik, seharusnya fokus saja bekerja menyelesaikan persoalan pertanian. Karena apabila nanti terbukti (ikut kegiatan politik), akan berdampak pada pencopotan bahkan penurunan golongan,” kata Sudin saat Rapat Dengar Pendapat Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Selasa (16/11/2021).

Menurutnya, Kementan memiliki banyak persoalan dilapangan yang seharusnya ditangani secara tepat, untuk itu ia meminta agar para pejabat Kementan memiliki komitmen yang tinggi dalam menyelesaikan segala persoalan yang ada.

Baca Juga:  Kementan Siapkan Aplikasi Untuk Prediksi Situasi Ketahanan Pangan

“Saya sangat menghargai, Pak (jajaran eselon I Kementan). Saya sangat mengerti posisi Bapak semua. Ini hanya mengingatkan, Bapak semua itu melekat adalah ASN. Kami sangat paham Pak, kami berpolitik. Kami berkenan Bapak semua hadir di sana sebagai ASN. Mohon maaf itu semua diatur Pak bahwa ASN tidak bisa berpolitik. Netralitas Bapak sudah diatur bahwa Bapak ASN,” tegas Politikus Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

“Kalau saya laporkan, kena semua Bapak-bapak ini. Jadi eselon II lagi Bapak. Sedangkan sebagian besar tahun depan mau pensiun. Tolong jaga netralitas. Jangan sampai jadi blunder,” imbuh Sudin.

Sebelumnya Sudin mempertanyakan foto yang memperlihatkan sejumlah pejabat di Kementan yang menggunakan seragam loreng berwarna biru kuning, yang mirip dengan seragam Komando Strategis Nasional (Kostranas) Partai NasDem, partainya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Di dalam foto itu aada Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi, Direktur Jenderal Hortikultura Prihasto Setyanto, dan beberapa pejabat lainnya. (dji)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Dekati Kawasan Kawah Aktif
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkot Bekasi Belum Tetapkan PJJ
Soroti Tindakan Oknum Advokat di Brebes, Habib Syakur Berikan Pendapatnya
Pernyataannya Kerap Kontroversi, KDM Diminta Tidak Bicara di Luar Bidang yang Dipahami
AHY Cup 2026: Paja One Juara, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
BPKN RI Dorong Lima Langkah Konkret Lindungi Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau
BMKG Terus Pantau Perkembangan Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan Usai Selamatkan Anak Tamu di Mercure Karawang

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:07 WIB

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, BMKG Imbau Masyarakat Tidak Dekati Kawasan Kawah Aktif

Senin, 7 September 2026 - 10:26 WIB

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkot Bekasi Belum Tetapkan PJJ

Senin, 7 September 2026 - 09:57 WIB

Soroti Tindakan Oknum Advokat di Brebes, Habib Syakur Berikan Pendapatnya

Senin, 7 September 2026 - 07:42 WIB

Pernyataannya Kerap Kontroversi, KDM Diminta Tidak Bicara di Luar Bidang yang Dipahami

Minggu, 6 September 2026 - 22:46 WIB

AHY Cup 2026: Paja One Juara, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda

Berita Terbaru