Ketua Komisi I Sebut Kewirausahaan Digital Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

- Penulis

Jumat, 5 Mei 2023 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Pemanfaatan Internet untuk Digital Entrepreneurship, yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (5/5).

Webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Pemanfaatan Internet untuk Digital Entrepreneurship, yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (5/5).

JAKARTA, Mediakarya – Digitalisasi ekonomi yang berlangsung masif telah membuka peluang kewirausahaan dan menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Kewirausahaan digital diupayakan untuk mendorong pertumbuhan subregional secara keseluruhan.

Hal itu mengemuka pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Pemanfaatan Internet untuk Digital Entrepreneurship, yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (5/5).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek.

Adapun nara sumber webinar ini adalah, Owner Kekesumut, Syafria Ningsih, Owner Ecopicnic, Keenan Mukti dan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker.

Dalam sambutannya, Meutya Hafid mengatakan digitalisasi ekonomi yang sedang berlangsung secara besar-besaran juga membuka peluang kewirausahaan untuk menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan inklusif.

“Di antara sektor ekonomi yang ada, ekonomi digital dengan fokus pada kewirausahaan digital menjadi kunci penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Owner Kekesumut, Syafria Ningsih mengaku awalnya tidak pernah terpikirkan sebelumnya untuk berjualan online karena ia benar-benar tidak memahami bagaimana cara memasarkan produk di dunia digital.

Baca Juga:  Polresta Cirebon Ringkus 18 Pengedar Narkotika dan Obat Keras

Seolah mendapatkan ilham karena bisnis yang dijalankan sejak tahun 2006 tidak membuahkan hasil bahkan hampir bangkrut, akhirnya ia memutuskan untuk belajar otodidak untuk paham mengenai dunia bisnis di era digital. Hingga pada 2016, ia bergabung bersama e-commerce tersebut.

Selain mempelajarinya secara mandiri, Syafria juga banyak bertanya dan sharing bersama dengan komunitas penjual di Bukalapak.

“Setelah bergabung bersama e-commerce, saya banyak belajar bersama teman-teman di komunitas sesama penjual di Bukalapak. Alhamdulillah yang mulanya minim penghasilan, saat ini usaha saya sudah mampu menjangkau pasar seluruh Indonesia.” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Founder Ecopicnic, Keenan Mukti mengatakan salah satu manfaat kewirausahaan digital adalah bisa menemukan pelanggan untuk usaha wirausaha serta peluang baru untuk berkolaborasi dengan platform dan mitra. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Debt Collector Tak Bisa Lagi Teror Nasabah
Dari Pra Bowo ke Paska Bowo
Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir
Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah
Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus
TCL SQD-Mini LED Jadi Tren Baru TV Premium di Indonesia, Ini Keunggulannya
Ini Penjelasan TGB Soal Polemik Kurban Gunakan Anggaran APBN Berdasarkan Hukum Syar’i
Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:59 WIB

Debt Collector Tak Bisa Lagi Teror Nasabah

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:14 WIB

Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:30 WIB

Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:19 WIB

TCL SQD-Mini LED Jadi Tren Baru TV Premium di Indonesia, Ini Keunggulannya

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Debt Collector Tak Bisa Lagi Teror Nasabah

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:59 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Ist)

Headline

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB