Komnas HAM Ungkap Banyak Bangunan Lapas Tak Layak

- Penulis

Minggu, 12 September 2021 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Lapas Tangerang pasca terjadinya kebakaran

Kondisi Lapas Tangerang pasca terjadinya kebakaran

JAKARTA, Mediakarya – Kebakaran Lapas Kelas 1 Tanggerang beberapa waktu lalu menyebabkan 47 narapidana tewas menjadi perhatian serius sejumlah kalangan.

Salah satunya dari Komnas HAM yang menilai bahwa bangunan Lapas Tangerang sudah tidak layak.

Hal itu dikatakan komisioner Komnas HAM Choirul Anam. Dia mengaku bahwa bersama tim telah meninjau langsung lokasi kebakaran di lapas Tangerang.

“Pertama ini menjadi keprihatinan kita semua karena jumlahnya. Tentunya ini sangat mengagetkan kita semua,” kata Anam yang dikutip dari chanel youtube croschek, Minggu (12/9/2021).

Anam mengaku telah melihat langsung ke lokasi, lalu berdialog dengan para napi yang ada di lapas Tanggerang.

“Nah apa yang kita dapat di sana, sebagaimana disaksikan diĀ  blok C. Memang model bangunannya terpisah- pisah, tidak seperti kos-kosan begitu, tapi menjadi satu bangunan dengan satu pintu utama. Nah pintu utama itulah yang jadi persoalan sebenarnya,” ungkap Anam.

Baca Juga:  Dongkrak Pelayanan Pelanggan di Jakarta, PAM JAYA Hadirkan Inovasi Smart Meter

Menurutnya, masalah desain bangunan itu juga menjadi sangat penting untuk menjadi evaluasi bersama karena memang jauh lebih tidak aman.

“Dari segi bangunan sangat tidak layak dan tidak manusiawi. Begitu juga tidak layak dari segi keamanan bagi napinya maupun keamanan bagi petugas lapasnya,” ucapnya.

Oleh karena itu, Komnas HAM mendesak pemerintah agar segera merenovasi bangunan sejumlah lapas agar lebih layak dan aman bagi penghuni lapas maupun petugasnya. (Mam)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Funday Morning Meriahkan Semangat Warga Sambut Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi
Pers Indonesia Hadapi Tantangan Era Algoritma, FPRMI Dorong Independensi Jurnalistik
Bendung Katulampa Kering, Debit Air Kali Bekasi Ikut Menyusut
Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik
Biaya Politik Tinggi jadi Pemicu Maraknya Kepala Daerah Terjaring OTT KPK
KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum
Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta
KOSMAK Minta Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin dan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:57 WIB

Funday Morning Meriahkan Semangat Warga Sambut Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:36 WIB

Pers Indonesia Hadapi Tantangan Era Algoritma, FPRMI Dorong Independensi Jurnalistik

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:52 WIB

Bendung Katulampa Kering, Debit Air Kali Bekasi Ikut Menyusut

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Kapolres Bekasi Kota Kunjungi Putra Sayuti Melik

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:04 WIB

Biaya Politik Tinggi jadi Pemicu Maraknya Kepala Daerah Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru

Pulau Rempang (Ist)

Ekonomi & Bisnis

IAW Bongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Minggu, 19 Jul 2026 - 16:06 WIB

Tembakau hasil panen petani saat dilakukan proses pengeringan (Ist)

Ekonomi & Bisnis

LPKAN Sampaikan 7 Tuntutan Terkait Wacana Kebijakan Industri Hasil Tembakau

Minggu, 19 Jul 2026 - 09:44 WIB