Melalui KPA, PT PetroFlexx dan PT Eliyazer Ringankan Beban Korban Banjir Bandang Aceh Utara

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA, Mediakarya – PT. PetroFlexx Prima Daya dan PT. Eliyazer Nahor Pratama melalui Komite Peralihan Aceh (KPA) Daerah III Tgk Chik di Paya Bakong menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang di sejumlah desa Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Rabu (17/12/2025).

Bantuan yang disalurkan berupa sembako, kain sarung, tenda pengungsian, serta air bersih, yang didistribusikan ke puluhan titik posko pengungsian di wilayah terdampak banjir bandang.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut dihadiri jajaran manajemen PT PetroFlexx, di antaranya Site Manager, Humas Lapangan Quari, Koordinator Humas PT PetroFlexx Fauzan Hazima, serta staf perusahaan. Turut hadir Abu Len selaku Panglima Wilayah Pase, Sofyan Ismail alias Pang Kombet selaku Panglima Wilayah Daerah III Tgk Chik di Paya Bakong beserta rombongan KPA.

Koordinator Humas PT PetroFlexx Fauzan Hazima, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan hasil koordinasi bersama KPA di wilayah Langkahan.

“Distribusi bantuan berupa pakaian, tenda, sembako, dan air bersih ini kami lakukan berdasarkan koordinasi dengan Panglima Wilayah Abu Len dan Panglima Daerah III Bang Kombet. Titik-titik penyaluran ditentukan sesuai informasi dari KPA di lapangan,” ujarnya.

Fauzan menjelaskan, kegiatan ini merupakan tahap kedua bantuan kemanusiaan yang disalurkan PT PetroFlexx dan PT Eliyazer. Sebelumnya, tahap pertama telah dilakukan pada akhir November 2025 di lingkungan Cluster IV, menyasar desa-desa dan dayah pasca banjir.

“Hari ini kami kembali turun langsung ke Kecamatan Langkahan untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan, meski bencana sudah lebih dari 20 hari berlalu,” tambahnya.

Ia berharap masyarakat Aceh Utara dapat segera pulih dari dampak banjir bandang serta mengajak perusahaan lain untuk turut berkontribusi membantu korban bencana.

Baca Juga:  PGR Bali Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan, Junjung Pancasila, dan Hormati Kearifan Lokal

PT PetroFlexx diketahui mulai beroperasi di Aceh Utara sejak September 2024 dan bergerak di bidang engineering (facility) dengan target penyelesaian proyek pada 2026.

“Kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengurangi beban masyarakat pasca musibah. Ke depan, kami juga berharap dapat terus berkembang di Aceh Utara dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” kata Fauzan.

Sementara itu, Abu Len, Panglima Wilayah Pase, mengatakan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara swadaya bersama masyarakat dan perusahaan yang beroperasi di Aceh.

“Hari ini KPA Wilayah Pase bersama jajaran turun langsung menyalurkan bantuan ke Desa Rumoh Rayeuk dan desa-desa lain di Kecamatan Langkahan. Bantuan ini murni swadaya, tidak ada kerja sama dengan bantuan pemerintah,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya pendataan ulang rumah dan sekolah yang rusak parah akibat banjir bandang agar dapat segera diusulkan pembangunan hunian sementara maupun permanen.

Hal senada disampaikan Pang Kombet, yang mengajak seluruh elemen untuk tidak saling menyalahkan atas musibah yang terjadi.

“Banjir bandang ini telah menghancurkan rumah, sekolah, dan mata pencaharian masyarakat. Status bencana ini harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Mari kita bahu membahu membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” pintanya.

Ia juga mengimbau masyarakat Aceh untuk menjaga solidaritas dan persaudaraan demi pemulihan pasca bencana banjir bandang yang melanda Aceh Utara.

Berdasarkan pantauan awak media yang berada di lokasi ketika itu, terlihat jelas wajah gembira para pengungsi menyambut kehadiran Tim PetroFlexx dan KPA. (Malik)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pembangunan RSUD Cerah Medika Belum Rampung, Ketua PPN Nias Barat Ingatkan Publik Tak Terkecoh Opini Menyesatkan
Kasus Pengeroyokan Temui Titik Terang, Tiga Pelaku Akhirnya Diringkus Polsek Lolowau
Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru
Tanggul Setinggi Hampir 2 Meter Di GGC, Akhirnya Dibongkar Paksa Pemkot Bekasi
Gulirkan Program ‘Ayo Sunat’ Dengan Jemput Bola, Sarwin Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Nyata
Puluhan Wartawan Nias Selatan Geruduk Kantor Bupati, Tuntut Kadis Kominfo Dicopoti
Hadiri Kriyaan Lansia di Kota Bekasi, Mendukbangga Singgung Sekolah Lansia
25 Petugas Perlintasan Sebidang Selesaikan Diklat, Antisipasi Kecelakaan Kereta di Perlintasan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pembangunan RSUD Cerah Medika Belum Rampung, Ketua PPN Nias Barat Ingatkan Publik Tak Terkecoh Opini Menyesatkan

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:22 WIB

Kasus Pengeroyokan Temui Titik Terang, Tiga Pelaku Akhirnya Diringkus Polsek Lolowau

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:43 WIB

Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:54 WIB

Tanggul Setinggi Hampir 2 Meter Di GGC, Akhirnya Dibongkar Paksa Pemkot Bekasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gulirkan Program ‘Ayo Sunat’ Dengan Jemput Bola, Sarwin Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Nyata

Berita Terbaru

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Tirto dan Kalimat yang Tidak Pernah Mati

Selasa, 14 Jul 2026 - 07:50 WIB