Mengulik Dana 100 Juta Per RW Oleh Pemkot Bekasi

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mochamad Sunaryadi (lurah Jatimurni)

Mochamad Sunaryadi (lurah Jatimurni)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Dana bantuan Rp100 juta dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk setiap RW mulai dirasakan manfaatnya di lingkungan. Hal ini diungkap oleh Lurah Jatimurni, kecamatan Pondok Melati, Mochamad Sunaryadi saat ditemui media, pada Selasa (30/6/26).

Kelurahan Jatimurni yang terdiri dari 8 RW mengaku antusias memanfaatkan dana yang di inisiasi oleh Walikota Bekasi Tri Adhianto tersebut, dan dirasakan membantu pada pengolahan lingkungan. Salah satu syarat untuk dapat menerima dana Rp100 jita itu adalah diwajibkan adanya Bank Sampah.

“Jatimurni 8 RW dibentuk Pokmas, ada 88 nya bank sampah sampai saat ini aktif bahkan penimbangan sampah kita laksanakan kurang lebih ada yang dua minggu sekali, ada yang sebulan dua kali itu rata-rata umumnya dua minggu sekali,” kata Mochamad Sunaryadi atau biasa dipanggil Lurah Adi kepada media.

Pengelolaan Rp100 juta itu dilakukan oleh orang yang paham terhadap pengolahan lingkungan, pemanfaatan sampah, sehingga anggaran tersebut terserap dengan baik.

“Itu pun memang faktor yang mereka memanfaatkan 100 juta itu sangat lebih paham terhadap pengolahan lingkungan, pemanfaatan sampah yang mana sampah tadi yang tidak bermanfaat jadi bermanfaat dan bernilai uang dengan ada bank sampah,” kata dia.

Baca Juga:  Teknologi MASARO Solusi Masalah Sampah Bukan PLTSa

Adi menambahkan, dampak baik dari tepatnya pengolahan sampah, adalah menjadi mempunyai nilai ekonomi bagi warga. Ditambah lagi dengan adanya surat edaran Walikota Bekasi berkaitan dengan biopori pengolahan sampah organik di masing-masing bank sampah.

“Masing-masing rumah diwajibkan punya biopori organik dari yang kering bermanfaat, dari yang basah bermanfaat nah itulah bagian dari manfaat termasuk pemberdayaan masyarakatnya juga. Selain itu warga masyarakat jadi tahu apa artinya bank sampah apa artinya keuntungan sampah bagian itu banyak lah yang sangat bermanfaat untuk warga kami,” ungkap dia.

Nilai manfaat dengan adanya bank sampah di samping nilai ekonomi bagi warga, pengadaan untuk lingkungan seperti CCTV maupun pembelian bank sampah juga tidak menjadi sulit dengan keuntungan dari bank sampah.

Dana Rp100 juta tersebut, oleh RW di lingkungannya tidak segan ditambahkan anggarannya mencapai Rp 200 juta untuk membeli Gardu Otomatis.

“Saking antusiasnya dia beli lagi namanya disebutnya Gardu Otomatis anggaran 100 juta ditambahin sama RW saya 80 juta 180 juta berarti apa sangat bermanfaat sangat bermanfaat dan sangat luar biasa,”pungkasnya. (Mme)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum
Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta
IAW: Kejari Kota Bekasi Tidak Kekurangan Pintu Masuk Ungkap Dugaan Korupsi PD Migas
KORMI Sumatera Utara Resmi Lantik Pengurus Se-Kepulauan Nias
PT JUP Lakukan Perawatan IPA Hutan Kota, Pelanggan Diimbau Menyiapkan Cadangan Air Selama Pasokan Terganggu
Mantan Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Ditetapkan Jadi Tersangka Oleh Kejari
Skandal Korupsi PD Migas Kota Bekasi, IAW: DPRD tidak dapat lagi bersembunyi di balik kalimat “Tidak Tahu”
Imigrasi Tanjung Priok Perkenalkan JANGKAR PRIOK, Inovasi Pengaduan Terintegrasi bagi Masyarakat
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:39 WIB

KAMAKSI Apresiasi Komitmen Bank Jakarta Hormati Proses Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:00 WIB

Wagub DKI Rano Karno Apresiasi Bank Jakarta Dukung Anugerah Jurnalistik MHT 2026, Dorong Karya Berkualitas Sambut 5 Abad Jakarta

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:36 WIB

IAW: Kejari Kota Bekasi Tidak Kekurangan Pintu Masuk Ungkap Dugaan Korupsi PD Migas

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:34 WIB

KORMI Sumatera Utara Resmi Lantik Pengurus Se-Kepulauan Nias

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:07 WIB

PT JUP Lakukan Perawatan IPA Hutan Kota, Pelanggan Diimbau Menyiapkan Cadangan Air Selama Pasokan Terganggu

Berita Terbaru