Menhan Sjafrie Kunjungi Kapal Induk Prancis Berlabuh di Lombok

- Editor

Sabtu, 1 Februari 2025 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin pada Sabtu, mengunjungi kapal induk Perancis, Charles De Gaulle (CDG), yang sedang berlabuh di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Kunjungan tersebut dilakukan Menhan Sjafrie bersama jajaran petinggi Mabes TNI dan TNI AL dalam rangka memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigadir Jenderal TNI Frega Wenas Inkiriwang saat dikonfirmasi membenarkan adanya kunjungan tersebut.

Dia mengatakan rombongan Menhan Sjafrie dan Mabes TNI datang ke kapal induk menggunakan alutsista buatan Perancis, seperti helikopter Caracal dan pesawat Falcon.

Selama kunjungan, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin beserta rombongan meninjau combat management system di kapal CDG itu. Pihak militer Prancis pun menjelaskan seluruh fasilitas kapal kepada Menhan Sjafrie selama kunjungan kapal berlangsung.

“Kunjungan Menhan nantinya akan ditindaklanjuti dengan procurement, di mana saat ini Indonesia membeli 42 pesawat tempur Rafale, termasuk kapal selam Scorpene,” kata Frega.

Baca Juga:  Reshuffle Kabinet Diniai Tak Berdampak pada Perbaikan Ekonomi

Tidak hanya pembelian alat utama sistem senjata (alutsista), kedua belah pihak juga menyepakati berbagai kerja sama, seperti pelatihan teknis untuk perawat unit dan pelatihan bahasa Prancis.

Frega menjelaskan latihan tersebut nantinya dilakukan di Akademi Militer Magelang dan melibatkan seluruh personel dari tiga matra TNI.

“Tidak hanya melibatkan perwira Angkatan Darat, namun juga perwira dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara, khususnya mereka yang akan mengawaki alutsista buatan Perancis, seperti pesawat tempur Rafale dan kapal selam Scorpene,” jelas Frega, dilansir dari antara.

Dengan adanya kunjungan kemiliteran ini, Frega yakin hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis akan semakin erat dan dapat membuahkan raga kerja sama lain di bidang militer. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB