Menko Airlangga: Akselerasi Kualitas SDM Tingkatkan Peluang UMKM

- Editor

Senin, 21 Maret 2022 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Ekonomi Airlangga Hartarto saat mengikuti zoom meeting.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Ekonomi Airlangga Hartarto saat mengikuti zoom meeting.

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan pentingnya akselerasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan jiwa kewirausahaan untuk meningkatkan peluang para entrepreneur UMKM.

“Diperlukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak. Saya berharap kita semua dapat bergotong royong untuk meningkatkan peran dalam mengantar mahasiswa, alumni dan binaannya yang ingin mendirikan usaha sehingga dapat berkontribusi secara lebih lagi bagi bangsa ini,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Guna meningkatkan kualitas SDM, pemerintah memiliki berbagai program seperti Kartu Prakerja, dan Gerakan Nasional Literasi Digital untuk bidang teknologi digital agar masyarakat dapat meningkatkan keterampilannya dan berani membuka usaha dengan keterampilan tersebut.

Kemudian dari sisi kebijakan, pemerintah telah menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), Subsidi Bunga Non-KUR, dan lainnya yang akan terus dilanjutkan di tahun 2022 guna memastikan UMKM benar-benar pulih dan dapat naik kelas.

“Dengan berbagai kebijakan tersebut disertai perbaikan penanganan pandemi, UMKM Indonesia dapat mulai bangkit, dimana pada tahun 2021 terdapat 84,8 persen UMKM yang sudah kembali beroperasi secara normal,” ujarnya, dikutip dari antara.

Ia memaparkan selama pandemi tercatat 40 persen UMKM menggunakan teknologi digital untuk memasarkan produk dan merasakan adanya peningkatan pendapatan. Hal tersebut membuktikan resiliensi UMKM kita yang cukup tangguh bertahan menghadapi dampak pandemi.

Baca Juga:  TKN Kritik Cara Komunikasi dan Manuver Politik Ganjar-Anies

Salah satu lapangan usaha yang mengalami pemulihan cukup baik adalah subsektor Industri Makanan dan Minuman. Selama 2021, kinerja industri makanan dan minuman tumbuh positif sebesar 2,54 persen (yoy), lebih baik dari tahun sebelumnya (1,58 persen) dan lebih baik dari beberapa sektor industri lainnya.

Subsektor Penyediaan Makanan dan Minuman selama 2021 juga tumbuh 3,52 persen (yoy), atau lebih baik dari tahun 2020 sebesar minus 6,88 persen. Kebangkitan beberapa subsektor ini dapat dirasakan dari semakin banyaknya kemunculan UMKM minuman kekinian yang sedang digandrungi sebagai gaya hidup.

Lahirnya usaha minuman kekinian yang diolah menggunakan bahan baku teh, kopi dan kakao juga turut didukung oleh kekayaan komoditas alam Indonesia. Pada tahun 2021, produksi teh tercatat mencapai 145,1 ribu ton dengan Jawa Barat sebagai penghasil terbesarnya.

Sementara itu, produksi kopi nasional mencapai 775 ribu ton dengan Sumatera Selatan menjadi produsen tertinggi. Begitu juga dengan produksi kakao yang mencapai hingga 706,5 ribu ton dengan Sulawesi Tengah sebagai pusatnya.

“Tingginya produksi teh, kopi, dan kakao di Indonesia serta momentum pemulihan ekonomi ini tentunya menjadi peluang bagi para entrepreneur UMKM untuk menggali cuan di sektor ini dan membantu peningkatan ekonomi nasional,” kata Airlangga.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Haidar Alwi Sebut Kapolri Bawa Penegakan Hukum Karhutla Naik Kelas
Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi
Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci
IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP
Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Haidar Alwi Sebut Kapolri Bawa Penegakan Hukum Karhutla Naik Kelas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci

Berita Terbaru

Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik, Dr. Adi Suparto

Opini

Karpet Merah Bukan untuk Anak Petani

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:53 WIB

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (kiri) bersama dengan Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, (kanan)

Ekonomi & Bisnis

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:05 WIB