Menteri Haji Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Ferdinand Hutahaean Sebut Pejabat Sudah Mati Rasa Malu

- Editor

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Advokat Ferdinand Hutahaean

Advokat Ferdinand Hutahaean

JAKARTA, Mediakarya – Advokat Ferdinand Hutahaean menyoroti keras aksi pejabat yang mengangkat keluarga sendiri menjadi tenaga ahli di kementeriannya. Salah satunya Menteri Haji yang disebut mengangkat 2 anaknya sebagai Tenaga Ahli di Kementerian Haji.

“Dipikir-pikir memang banyak sekali pejabat di negara kita ini yang tidak punya rasa malu,” tegas Ferdinand dalam pernyataannya di akun media sosial pribadinya seperti dikutip Mediakarya, Selasa (27/10/2026).

Ferdinand menyinggung dua kasus yang viral. Kepala BNPB yang mengangkat adiknya menjadi tenaga ahli di BNPB yang akhirnya main proyek dan ditangkap KPK. Kemudian Menteri Haji yang juga mengangkat anaknya menjadi tenaga ahli.

“Kenapa ya kok para pejabat kita ini tidak punya rasa malu? Mengangkat anak, keluarga menjadi pejabat di bawahnya itu kan kayaknya konflik kepentingan-nya itu terlalu terlihat,” kritiknya.

Menurut Ferdinand, praktik nepotisme ini rawan terjadi di banyak lembaga lain, hanya saja tidak terungkap. Modusnya mulai dari mengangkat ponakan, saudara sepupu, hingga keluarga jauh dengan dalih berhak mengangkat staf khusus dan tenaga ahli.

Baca Juga:  Pakar: Strategi SDM Perlu Dirumuskan Lagi, Percepat Pertumbuhan Bisnis

“Mungkin saja orang-orang itu orang-orang yang tidak berkualitas tetapi mendapat gaji dan fasilitas setara Eselon I. Bayangkan, dapat mobil, dapat gaji, dapat tunjangan, dapat fasilitas,” ujarnya.

Ferdinand mempertanyakan moralitas pejabat yang memanfaatkan jabatan untuk memperkaya keluarga dari fasilitas negara.

“Apa yang mereka pikirkan? Kenapa tidak mencoba menciptakan sebuah sistem yang membuat dia terlihat adalah orang baik, orang benar yang bekerja akan benar. Bukan orang yang hanya memanfaatkan waktu untuk memperkaya diri dari fasilitas negara,” pungkasnya.

Sebelumnya ramai dikabarkan Menteri Haji mengundurkan diri anaknya dari jabatan tenaga ahli setelah menjadi sorotan publik. (Edr)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pangdam Jaya Lantik 480 Bintara Infanteri TNI AD, Resmikan Aula Gatot Subroto Rindam Jaya
LPKAN: Jangan Biarkan Salah Desil DTSEN Cabut Hak Pendidikan Anak Miskin
Legislator Ini Sebut Petugas Karhutla Gugur Bukan Takdir Tapi Kegagalan Sistem Negara
Karhutla Belum Padam, Bahlil Malah Main Api Diplomasi Setop Ekspor Gas ke Singapura
Kapolri Suyudi Gas Pol Perang Lawan Narkoba, Ketua Komisi III: Negara Tidak Boleh Kalah dari Sindikat
Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?
Bentengi Kampus dari Paham Ekstremisme, Unila Gandeng Kepala BNPT dan NII Crisis Center Gelar Kuliah Umum Kebangsaan
Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Menteri Haji Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Ferdinand Hutahaean Sebut Pejabat Sudah Mati Rasa Malu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Pangdam Jaya Lantik 480 Bintara Infanteri TNI AD, Resmikan Aula Gatot Subroto Rindam Jaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:20 WIB

LPKAN: Jangan Biarkan Salah Desil DTSEN Cabut Hak Pendidikan Anak Miskin

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Karhutla Belum Padam, Bahlil Malah Main Api Diplomasi Setop Ekspor Gas ke Singapura

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:52 WIB

Kapolri Suyudi Gas Pol Perang Lawan Narkoba, Ketua Komisi III: Negara Tidak Boleh Kalah dari Sindikat

Berita Terbaru