JAKARTA, Mediakarya – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan sejumlah target prioritas pembangunan infrastruktur pada tahun 2023.

Pertama ialah pembangunan jalan tol sepanjang 297 kilometer (km) di 12 ruas, antara lain Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 3 (Kutanegara-Taman Mekar) sepanjang 19,4 km, Kayuagung-Palembang-Betung Seksi 2 dan 3 sepanjang 69,2 km, Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 3 dan 4 (Tebing Tinggi-Pematang Siantar) 58 km, dan Pasuruan-Probolinggo Seksi 4 (Probolinggo Timur-Gending) 8 km.

“Kemudian menyelesaikan 24 bendungan di tahun depan, namun (ditargetkan) akan selesai 13 bendungan,” ujar dia dalam konferensi pers yang dipantau secara virtual, Jakarta, Selasa.

Sejumlah bendungan tersebut mencakup Keureuto dan Rukoh di Aceh, Lau Simeme di Sumatera Utara (Sumut), Karian di Banten, Cipanas dan Leuwikeris di Jawa Barat (Jabar), Jlantah di Jawa Tengah (Jateng), Sepaku Semoi di Kalimantan Timur, Pamukkulu di Sulawesi Selatan (Sulsel), Ameroro di Sulawesi Tenggara (Sultra), Sidan di Bali, Tiu Suntuk di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Temef di Nusa Tenggara Timur.

“Total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan bendungan (di tahun 2023) sekitar Rp10 triliun-an,” ucapnya.

Target prioritas lainnya ialah pembangunan jaringan irigasi seluas 6.900 hektare (ha) di Daerah Irigasi (DI) Lematang Sumatera Selatan (Sumsel), Slinga di Jateng, Baliase dan Gilireng di Sulsel, Bintang Bano di NTB, dan Wanggar di Papua.

Serta, rehabilitasi irigasi seluas 98.700 ha antara lain DI Komering di Sumsel, DI Rentang, DI Cileuweung, DI Lakbok Selatan di Jabar, Cihaur dan Logung di Jateng, Karangtalun di Daerah Istimewa Yogyakarta, Mrican di Jawa Timur, Saddang di Sulsel, Malunda di Sulawesi Barat.

Baca Juga:  Airlangga Sampaikan Update Koalisi at Ini bukan hanya bicara presiden, ya, bicara juga tentang legislatif nanti pemilu ini. Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan perkembangan soal koalisi Partai Golkar saat silaturahmi ke kediaman politikus senior Partai Golkar Jusuf Kalla, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Kamis malam. "Tentu saya sampaikan update koalisi yang sedang dibangun oleh Golkar, tentu Pak JK sebagai senior dan juga Ketua Umum Partai Golkar wajib bagi saya untuk menyampaikan update dari apa yang dkerjakan Golkar," kata Airlangga di kediaman Jusuf Kalla, Kamis. Pada kesempatan itu Jusuf Kalla juga mengatakan bahwa membangun koalisi adalah hal yang tidak mudah dan membutuhkan kerja keras. "Tentu ini ada suatu pikiran. Akan tetapi, dalam praktik politiknya, tentu tidak mudah untuk menyatukan semua. Ide ini bagus, tetapi pelaksanaan secara riilnya tentu membutuhkan suatu upaya yang keras," ujar JK. JK juga mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas soal bagaimana Golkar menyambut pemilu, tidak hanya Pilpres 2024, tetapi juga pemilu anggota legislatif. "Selalu kami bicarakan bagaimana Partai Golkar itu nanti dalam pemilu tetap mempunyai suara yang cukup atau naik nanti. 'Kan ini bukan hanya bicara presiden, ya, bicara juga tentang legislatif nanti pemilu ini," ujarnya. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyambangi kediaman politikus senior Partai Golkar Jusuf Kalla, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Kamis (4/5) malam. Airlangga tiba di kediaman JK sekitar pukul 20.45 WIB dengan ditemani istrinya, Yanti Airlangga. Kedatangan Airlangga bersama istrinya disambut oleh Jusuf Kalla dengan didampingi oleh istrinya Mufidah Jusuf Kalla. Pertemuan kedua tokoh Partai Golkar tersebut selesai pada pukul 22.02 WIB. (q2Golkar Saat Silaturahmi dengan JK

Selanjutnya bakal dibangun pula 4.575 unit rumah susun, 3.360 unit rumah khusus, 27.825 unit PSU (Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum), dan 147.650 unit bantuan rumah swadaya.

Selain itu juga pembiayaan perumahan dengan total alokasi anggaran Rp34,2 triliun melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 220 ribu unit, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) 220 ribu unit, Subsidi Selisih Bunga (SSB) 754.004 unit, serta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) 54.924 unit.

Kementerian PUPR juga akan menata Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan kegiatan strategis lainnya seluas 198 ha antara lain Waterfront City Pangururan dan Tele di KSPN Danau Toba, Kampung Seni Borobudur di Kujon Jateng, KSPN Wakatobi di Sultra, Kawasan Dieng di Jateng, kemudian Kawasan Kaimana di Papua Barat.

Lalu, penyelesaian pembangunan empat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Jagoi Babang Kalimantan Barat, PLBN Long Midang, PLBN Labang, dan PLBN Long Nawang di Kalimantan Utara.

“Berikutnya, program padat karya tetap dilanjutkan bahkan diperbesar (menjadi Rp13,76 triliun) untuk bisa menyalurkan uang ke masyarakat,” kata Basuki, dikabarkan dari antara.

Program Padat Karya dilanjutkan melalui pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), revitalisasi drainase jalan, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, pelaksanaan Percepatan Peningkatan Tata Guna Air lrigasi (P3TGAI), serta Operasi dan Pemeliharaan Irigasi dan Rawa yang ditargetkan akan menyerap 670 ribu tenaga kerja.(qq)