Meski Elektabilitas Ganjar Melejit, Tiket Capres dari PDIP Tetap Berada di Tangan Mega

- Penulis

Kamis, 9 Juni 2022 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri. (Foto:Ist)

Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri. (Foto:Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta agar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersikap disiplin terkait Pilpres 2024.

Pernyataan itu dikemukakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto usai acara peresmian Masjid At Taufiq di kantor DPP PDIP, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (8/6/2022).

Menurut Hasto, arahan dari Ketua Umum PDIP tersebut adalah meminta Ganjar agar disiplin.

“Arahannya kita ini satu keluarga besar yang menyatukan diri dalam organisasi PDI Perjuangan dengan sejarah yang begitu panjang dengan cita-cita besar untuk Indonesia raya. Nah sehingga semuanya berdisiplin,” kata Hasto.

Terkait Pilpres 2024, Hasto menuturkan PDIP memiliki mekanisme tersendiri yang sudah berjalan hingga lahirlah pemimpin seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Terkait dengan Pilpres 2024 mekanisme yang sudah berjalan sudah diterapkan dengan baik dan lahirlah pak Jokowi pada 2014 dan lahirlah banyak pemimpin bangsa dan daerah,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebagaimana dilansir dari tribunnews elektabiltas Ganjar dalam beberapa hasl survei selalu berada di posisi tiga besar.

Baca Juga:  Lord Rangga Siap Nyapres di Tahun 2024

Ganjar adalah kader PDIP dan sudah dua periode jadi Gubernur Jateng yang diusung PDIP.

Selain Ganjar, nama Puan Maharani disebut-sebut capres dari PDIP.

Pada kesempatan itu, Hasto juga membantah isu yang menyatakan hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri mulai retak.

Menurut Hasto, hubungan Jokowi dan Ketua Umum PDIP tersebut bagaikan anak dan ibu.

Diketahui, Jokowi bertemu Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati di Istana Negara, Selasa (7/6/2022).

Hasto mengatakan, pertemuan tersebut berlangsung baik hingga Jokowi dan Megawati berdialog tentang bangsa dan negara.

“Ya baik-baik saja, tapi kita lihat kemarin juga pertemuannya berlangsung baik. Beliau (Jokowi) secara periodik bertemu berdialog tentang bangsa dan negara,” kata Hasto.

Bahkan, kata dia, Jokowi sendiri mengakui memiliki hubungan secara batin dengan Megawati.

“Pak presiden sendiri mengatakan hubungannya dengan ibu Mega kan hubungan batin. Hubungan ibu dan anak,” ujar Hasto. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499
Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem
Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:44 WIB

TP PKK Jakarta dan PAM JAYA Gratiskan Khitan untuk 2.000 Anak di Momen HUT Jakarta ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:40 WIB

Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa, BPKN Minta PLN Transparan dan Benahi Sistem

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB