Mubes Ke 10 MKGR Undang Tamu Spesial

- Editor

Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

JAKARTA,MediaKarya: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Masyarakat (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) bakal menggelar musyawarah besar (mubes) ke-10 untuk memilih ketua umum (ketum) baru pada 29-30 Agustus 2025. Bendahara Umum MKGR Dyah Roro Esti menyebutkan, ada tamu spesial yang akan diundang untuk menghadiri acara yang aka digelar di Hotel Fairmont, Jakarta.

“Tentu kami juga menantikan tamu spesial yang akan hadir pada kegiatan tersebut. Dan insya Allah, pada intinya, bahwasanya ini juga bisa berperan dalam mensukseskan Ormas MKGR ke depannya dengan berbagai macam program yang selama ini sudah kita lakukan,” kata Dyah di Grha Beta MKGR, Jakarta, Rabu (27/8).

Saat ditegaskan apakah tamu spesial yang akan datang itu adalah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Dyah meminta publik untuk melihat langsung saat mubes nanti

Pasalnya, Jokowi dan Gibran selama ini selalu dikaitkan akan masuk Golkar melalui MKGR.

Baca Juga:  OJK Diminta Awasi Perkembangan Digitalisasi Keuangan

“Tamu spesial mungkin nanti teman-teman bisa lihat langsung saja. Karena spesial dan surprise, mungkin bisa ditambahkan itu adalah surprise buat semuanya. Jadi mudah-mudahan tentunya baik,” ujarnya.

Pasalnya, Jokowi dan Gibran selama ini selalu dikaitkan akan masuk Golkar melalui MKGR.

“Tamu spesial mungkin nanti teman-teman bisa lihat langsung saja. Karena spesial dan surprise, mungkin bisa ditambahkan itu adalah surprise buat semuanya. Jadi mudah-mudahan tentunya baik,” harapnya.

Selain tamu spesial tersebut, kata dia Mubes MKGR juga akan dihadiri Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan 1.000 undangan lainnya, termasuk perwakilan DPD dari seluruh daerah. Dyah berharap, Mubes MKGR dapat menghasilkan kepengurusan yang berdampak positif kepada masyarakat luas.

“Dan harapannya, di pengurusan yang akan datang, juga bisa melahirkan program-program yang tentu menjunjung tinggi semangat gotong royong. Lalu kemudian juga mampu untuk berdampak secara positif kepada masyarakat luas secara keseluruhan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi
Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui
Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri
Putusan MA Soal Ijazah Gibran Dinilai Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Krisis Konstitusi
Politisi PKS Geram Atas Tindakan Arogansi Jajaran Polda Jateng
Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Sekjen LPKAN: Putusan MA Batalkan Penyetaraan SMA Gibran Jadi Momentum Uji Integritas Negara
Komisi III Apresiasi Larangan Vape di Lingkungan Polri, Adang Daradjatun: Langkah Tegas Cegah Narkotika

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi

Selasa, 3 November 2026 - 16:46 WIB

Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui

Selasa, 3 November 2026 - 16:35 WIB

Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIB

Putusan MA Soal Ijazah Gibran Dinilai Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Krisis Konstitusi

Selasa, 3 November 2026 - 07:37 WIB

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan

Berita Terbaru