JAKARTA, Mediakarya – Gelombang digitalisasi beberapa tahun terakhir ini dan dipercepat oleh pandemi Covid-19 harus disikapi dengan cepat dan tepat. Ditengah maraknya kemunculan bank dan asuransi berbasis digital, pembayaran elektronik dan inovasi-inovasi teknologi finansial lainnya, penipuan dan tindak pidana keuangan juga terus terjadi di masyarakat.
“Untuk itulah, saya mendorong jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjaga dan mengawal perkembangan digitalisasi keuangan ini, sekaligus difasilitasi untuk tumbuh secara sehat untuk perekonomian masyarakat kita,” pinta Presiden RI, Joko Widodo.
Untuk itu, dirinya meminta untuk mengawal secara cepat dan tepat, karena Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi raksasa digital di dunia.
Penyedia layanan keuangan digital juga harus Indonesiasentris, tidak hanya berpusat di Jawa saja, tetapi membantu mempercepat transformasi keuangan digital hingga ke seluruh penjuru tanah air.
“Oleh karena itu, saya meminta seluruh industri jasa keuangan untuk melaksanakan program literasi keuangan dan literasi digital yang dimulai dari desa. Kita mulai dari pinggiran,” tandasnya. (apl)






