Nasib Pilu Istri Pemulung di TPST Bantargebang Tak Mampu Berobat

- Penulis

Kamis, 28 November 2024 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPBS Narpan Apong sedang menjenguk Rina, Istri salah satu Pemulung di TPST Bantargebang yang sedang sakit.

Ketua KPBS Narpan Apong sedang menjenguk Rina, Istri salah satu Pemulung di TPST Bantargebang yang sedang sakit.

BEKASI, Mediakarya – Nasib pilu menimpa Rina Yulianti (24), istri seorang pemulung di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Perempuan asal Pacitan, Jawa Timur, ini menderita infeksi parah hingga kedua kakinya membengkak.

“Sudah seminggu lebih, dia hanya bisa duduk dan terbaring lemah karena kedua kakinya bengkak. Saya sangat khawatir dengan kondisi istri saya,” ujar Cariwan, suami Rina, saat ditemui di kediamannya di Kampung Ciketing Sumurbatu, RT 04/RW 03, Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (28/11/2024).

Sebagai seorang pemulung, Cariwan hanya mampu meraup penghasilan maksimal sekitar Rp100.000 per hari. Uang tersebut harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga, termasuk dua anaknya. Belum lagi, dia harus membayar sewa gubuk sebesar Rp200.000 per bulan.

“Dengan penghasilan yang pas-pasan, saya sangat kesulitan untuk membiayai pengobatan istri saya,” ungkap Cariwan dengan nada sedih.

Kondisi Rina yang semakin memburuk membuat Ketua Komunitas Pemulung Bantargebang Sejahtera (KPBS), Narpan Apong, prihatin. Dia berusaha mencarikan solusi agar Rina bisa mendapatkan perawatan medis yang layak.

Baca Juga:  Sejumlah Pejabat Kota Bekasi Diduga Terlibat Korupsi Dana Kompensasi Sampah Bantargebang 

“Kami sedang berupaya mengurus administrasi agar Rina bisa mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan biaya pemerintah. Namun, ada kendala karena KTP mereka sempat terbakar dalam kebakaran besar di permukiman pemulung tahun lalu,” terang Apong.

Selain itu, pernikahan Rina dan Cariwan hanya dilakukan secara siri, sehingga sulit untuk menghubungi keluarga perempuan. “Ini adalah masalah klasik yang sering kami hadapi di komunitas pemulung,” tambah Apong.

Dia berharap ada donatur yang bersedia membantu meringankan beban Rina dan keluarganya. “Infeksi yang diderita Rina sudah cukup parah. Selain bengkak, ia juga sempat mengalami sesak napas,” ungkapnya.

Derita Rina, lanjut Apong, mengingatkan akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan para pemulung yang setiap hari berjibaku dengan tumpukan sampah. “Mereka adalah pelopor 3R ( Reduce, Reuse, Recycle) pengurangan sampah, namun seringkali hidup dalam kondisi yang memprihatinkan,” tutupnya. (Rido)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Polda Metro Jaya Siapkan 6.088 Personel Jelang Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa
Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga
Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata
Wacana Ubah DSI Jadi BLU, Mantan Jenderal Ini Usulkan Lahirnya Otoritas Analisis Perdagangan Komoditas Nasional
BGN di Pusaran Korupsi: Pembersihan Nyata atau Sekadar Rebranding?
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB

IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:00 WIB

Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:01 WIB

Kolaborasi Bank Jakarta & Bapenda DKI Jakarta di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41 WIB

Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata

Berita Terbaru

Para pemain seperti Gema Vyandra, Yoona Gimenez, dan Ciara Brosnan berharap sinetron Asmara Gen Z terus berlanjut dan menghibur penonton Indonesia.

Entertainment

Sinetron Asmara Gen Z Capai 500 Episode, Ini Harapan Para Pemain

Jumat, 12 Jun 2026 - 17:19 WIB