Nggak Kapok, Anak Nia Daniaty Masih Berani Cari Mangsa Meski Dipolisikan

- Penulis

Kamis, 21 Oktober 2021 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kasus mafia Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Olivia Nathania alias Oimasih bergulir. Kuasa hukum korban, Odie Hudiyanto bahkan menuduh Oi masih menerima uang korban meski telah dilaporkan ke polisi.

Kepelikan kasus tipu-tipu CPNS yang menyeret nama Olivia Nathania alias Oi belum mereda. Bahkan, anak kandung penyanyi Nia Daniaty itu diduga masih mencari mangsa yang ingin mendaftar CPNS.

Hal ini diungkapkan langsung oleh kuasa hukum korban, Odie Hudiyanto. Dia membeberkan Oi masih menerima dana korban di awal Oktober. Padahal, dia telah resmi dilaporkan  atas dugaan penipuan dan penggelapan uang pada 24 September 2021 lalu.

“Sampai awal Oktober itu Oi masih mencari mangsa. Artinya walaupun kita sudah memberikan somasi, teguran hukum kepada Oli dan Rafly, Pak Haji Murtiman  sudah datang ke kantor Rafly di Ditjen Lapas, namun Oli masih berani untuk mencari korban lagi,” kata Odie Hudiyanto di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Kamis (20/10/2021).

Kabarnya, korban baru Olivia Nathania berasal dari Jawa Tengah yang berinisial FP. Diketahui FP merupakan warga Jawa Tengah yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online.

Baca Juga:  Korban Penipuan Anak Nia Daniaty Serahkan 25 Dokumen Tambahan ke Penyidik

Tim kuasa hukum juga menyebut kehidupan FP menjalani kehidupan yang memprihatinkan.

“Kami datang kesana melihat keadaannya, itu rumahnya dalam keadaan memprihatinkan. Korban FP ini hanya bekerja sebagai pengemudi taksi online,” tutur Daniar selaku tim kuasa hukum korban.

“Korbannya yang kami dapatkan posisinya di Jateng,” lanjut Odie.

Ironisnya, Oi seolah tak menggubris pelaporan pihak korban. Pasalnya, korban baru tersebut disinyalir bertambah usai Oi resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Odie menjelaskan laporan tersebut kini masuk ke tahap penyidikan. Odie juga menyebut kasus yang menimpa Oi sebagai perkara terbesar dalam lingkup mafia CPNS.

“Mengingat pada kemarin sudah ada konfirm dari Kabid Humas Polda Metro Jaya bahwa perkara Oi naik ke tahap penyidikan. Penting bagi kami untuk menyampaikan sikap kami, karena perkara ini perkara yang menyangkut mafia CPNS paling besar selama masa reformasi dengan korbannya mencapai 250 orang,” ujar Odie.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Isu Eric Syafutra dan Shyalimar Malik Ramai, Diduga Terkait Proyek Film Bertema Perselingkuhan
Totalitas Agoye Mahendra di Sinetron “Merangkai Kisah Indah”, Rela Tolak Proyek Film Demi Performa Maksimal
Yayasan EL JOHN Indonesia Kirim Roselina Risang Sekar ke Ajang Miss Supraglobal 2026 di India
Bersinar Sejak Dini, Video Klip “Sisa Waktu Senja” Iva Deivanna Curi Perhatian Publik
Tasya Revina Salurkan Donasi Penuh untuk Warga Korban Banjir dan Longsor di Serdang Bedagai
Chrisalia Tutup Kisah dengan Single “Akhir Cerita”, Persembahan untuk Rasa yang Harus Dilepaskan
Ketua Ikatan Keluarga Minang DPC Palmerah Angkat Suara: Protes terhadap Penangkapan Amarzoni yang Diduga Dinilai Tidak Transparan.
Potret Cantik Raisa, Penyanyi yang Gugat Cerai Hamish Daud
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:24 WIB

Isu Eric Syafutra dan Shyalimar Malik Ramai, Diduga Terkait Proyek Film Bertema Perselingkuhan

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:18 WIB

Totalitas Agoye Mahendra di Sinetron “Merangkai Kisah Indah”, Rela Tolak Proyek Film Demi Performa Maksimal

Selasa, 20 Januari 2026 - 18:08 WIB

Yayasan EL JOHN Indonesia Kirim Roselina Risang Sekar ke Ajang Miss Supraglobal 2026 di India

Senin, 19 Januari 2026 - 09:10 WIB

Bersinar Sejak Dini, Video Klip “Sisa Waktu Senja” Iva Deivanna Curi Perhatian Publik

Senin, 8 Desember 2025 - 20:38 WIB

Tasya Revina Salurkan Donasi Penuh untuk Warga Korban Banjir dan Longsor di Serdang Bedagai

Berita Terbaru

Ilustrasi Gaji ke-13 (Foto: Ist)

Headline

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB