Ketua Ikatan Keluarga Minang DPC Palmerah Angkat Suara: Protes terhadap Penangkapan Amarzoni yang Diduga Dinilai Tidak Transparan.

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arianto Piliang Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) DPC Palmerah

Arianto Piliang Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) DPC Palmerah

 

JAKARTA: Arianto Piliang Ketua Ikatan Keluarga Minang (IKM) DPC Palmerah, melalui pernyataan resminya, menyampaikan protes keras terhadap tindakan penangkapan dan pemeriksaan terhadap Amarzoni, seorang warga asal Padang yang juga dikenal sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Minangkabau di perantauan Jakarta.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, Ketua IKM Palmerah Arianto Piliang menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan asas keadilan dan prosedur hukum yang berlaku, apalagi diduga dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menjadikan Amarzoni sebagai tumbal.

“Kami menyesalkan tindakan terhadap saudara Amarzoni yang dilakukan tanpa kejelasan dasar hukum dan tanpa menghormati hak-haknya sebagai warga negara. Kami meminta aparat penegak hukum agar menindak tegas siapa pun yang bertindak di luar prosedur,” ujar Ketua IKM Palmerah Arianto Piliang

Lebih lanjut, pihak IKM Palmerah juga meminta transparansi dan klarifikasi resmi dari pihak berwenang, baik terhadap proses pemeriksaan maupun pihak-pihak yang terlibat di lapangan. Mereka menegaskan bahwa masyarakat Minang, termasuk keluarga besar Amarzoni, menghormati hukum dan siap bekerja sama, namun menolak segala bentuk tindakan semena-mena.

Baca Juga:  Wapres Minta NU Mainkan Peran Hadapi Isu-Isu Global

“Kami tidak ingin ada warga yang menjadi korban penyalahgunaan wewenang. Amarzoni adalah bagian dari keluarga besar kami, dan kami akan mengawal proses ini agar berjalan adil dan terbuka,” tambahnya.

IKM Palmerah juga mengimbau seluruh masyarakat perantau Minang agar tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada lembaga resmi, seraya mengingatkan agar tidak terprovokasi oleh isu yang belum terverifikasi.

Kami akan mendatangi komisi 3 DPR RI untuk membuka diskusi dalam permasalahan hukum yg diduga Amarzoni dijadikan tumbal dari oknum oknum yg tidak bertanggung jawab. Protes kami ini menjadi bentuk solidaritas dan pembelaan moral bagi Amarzoni serta seruan kepada aparat hukum untuk menjunjung tinggi keadilan dan profesionalitas dalam setiap tindakan penegakan hukum.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:00 WIB

Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:51 WIB

Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan

Berita Terbaru