KOTA BEKASI, Mediakarya – Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang ibu dan anak terjadi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. Kasus itu telah dilaporkan ke Polisi dengan Nomor LP/B/2663/X/2021/SPKT,SATREKRIM/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA.
Namun, hingga saat ini terduga pelaku yang merupakan oknum mantan ketua RT di wilayah kelurahan Jatimelati, kecamatan Pondok Melati, di lingkungan itu belum ditahan. Kuasa hukum korban Antonius Parlaunggan Tobing dan Sutisna Wijaya, kembali datang untuk melihat perkembangan kasus itu kepada Unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.
“Hari ini kami datang kembali ke polres metro bekasi kota, yang mana kami ingin memastikan kepada pihak kepolisian sejauh mana laporan kami terkait adanya dugaan perbuatan cabul atau asusila yang dilakukan oleh S mantan RT yang mana korbannya warga setempat,” kata Antonius kepada media pada Senin (20/12/21).
Lebih lanjut bahwa kasus tersebut sudah pada tahap kelengkapan data dan saat ini sudah sampai ke kejaksaaan Negeri Kota Bekasi.
“Dan kami juga melihat memang apresiasi dari pihak polres metro Bekasi kota sudah bekerja dengan baik, dan kasus ini memang sudah sampai di kejaksaaan tetapi tinggal menunggu P21 saja,” imbuhnya.
Kejadian berawal ketika terduga pelaku yang merupakan ketua RT pada saat ini datang ke rumah korban berinisial SA (40) untuk mengembalikan sebuah piring. Disaat itulah pelaku yang bertemu korban memberikan tips cara mengurut penyakit lambung yang memang dialami oleh korban.