Omicron Baru Reda, Kini Muncul Varian Baru Jenis Deltacron

- Penulis

Rabu, 16 Maret 2022 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan munculnya varian baru virus Covid  jenis Deltacron hingga saat ini belum masuk di Indonesia.

Hal tersebut diakatakan Suharyanto menanggapi adanya pernyataan dari sejumlah peneliti terkait dengan telah melaporkan jenis varian baru virus Covid-19 yang dikenal sebagai varian Deltacron.

Suharyanto  menegaskan, Varian Deltacron merupakan varian Covid-19  yang melakukan penggabungan dua varian yaitu, Delta dan Omicron sehingga menjadikannya sebagai varian virus rekombinan.

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada data yang cukup untuk mengetahui tingkat keparahan varian karena sejauh ini hanya sejumlah kecil kasus varian Deltacron yang teridentifikasi.

Berdasarkan data dari Gisaid, varian rekombinan ini pertama kali terdeteksi di Perancis yang beredar sejak awal Januari 2022 dan telah teridentifikasi ke beberapa negaraEropa lainnya.

Baca Juga:  RDP KPU-DPR Digelar Usai Pertemuan dengan Pimpinan DPR

“Genom dengan profil serupa juga telah diidentifikasi di Denmark dan Belanda,” kata Gisaid, Rabu (16/3).

Namun berdasarkan pernyataan Suharyanto bahwa Kementerian Kesehatan telah menyatakan hingga saat ini varian Deltacron belum masuk tercatat sebagai kasus varian di Indonesia.

“Deltacron yang dibilang siluman tadi itu Alhamdulillah dari Kementerian Kesehatan sudah menyatakan sampai hari ini belum ada yang masuk ke wilayah Indonesia,” ungkap dia, sebagaimana kumparan mengabarkan.

Namun pihaknya juga mengimbau agar masyarakat mewaspadai adanya virus Covid jenis varian baru Deltacron tersebut. Dan terpenting harus selalu menjaga protokol kesehatan.***

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Program MBG Cacat dari Lahir, Etos Desak Kejagung Periksa Seluruh Yayasan dan Pemilik Dapur Kolektif
Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:39 WIB

Program MBG Cacat dari Lahir, Etos Desak Kejagung Periksa Seluruh Yayasan dan Pemilik Dapur Kolektif

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Berita Terbaru