Organda Kota Bekasi Tuding Dishub Anaktirikan Supir Angkot

- Editor

Jumat, 4 Oktober 2024 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan supir angkot saat menggelar aksi di depan gedung DPRD Kota Bekasi.

Ratusan supir angkot saat menggelar aksi di depan gedung DPRD Kota Bekasi.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Ketua Organda Kota Bekasi Indra Hermawan mempertanyakan soal keberadaan Bus Kita trayek Vida (Bantargebang)-Summarecon Bekasi yang hingga saat ini masih beroperasi secara gratis dan dinilai telah melumpuhkan pendapatan bagi supir angkot K25 dan K11.

Padahal sebelumnya, berdasarkan pernyataan dari Badan Pengelolan Transportasi Jadebotabek (BPJB) bahwa bus milik swasta itu hanya digratiskan selama 6 bulan lamanya. Namun memasuki bulan kedelapan bus tersebut masih juga digratiskan.

“Kami sebagai ketua organda Kota Bekasi tidak pernah dilibatkan terkait dengan beroperasinya Bus Kita. Justru sebaliknya kami mempertanyakan kenapa Bus Trans Patriot dibiarkan mangkrak dan subsidinya dicabut sementara Dishub Kota Bekasi memberikan ‘karpet merah’ kepada bus milik perusahaan swasta,” ujar Indra kepada wartawan, Jumat (4/10/2024).

Padahal, kata Indra, baik itu Trans Patriot maupun Bus Kita seluruh unit armadanya bekas, Hanya saja Trans Patriot milik perusahaan daerah, sedangkan Bus Kita milik perusahaan swasta di bawah Sinar Jaya Grup.

Menurut Indra, jika pihak BPTJ berdalih bahwa belum ditetapkannya tarif Bus Kita lantaran jumlah penumpangnya belum mencapai 50 persen, kenapa Bus Kita tetap saja dibiarkan beroperasi.

“Dengan jumlah penumpang Bis Kita yang hingga saat ini masih kurang dari lima puluh persen mengindikasikan bahwa minat masyarakat terhadap Bus Kita mash rendah. Oleh karenanya kami menyarankan agar sebaiknya ditarik saja,” pinta Indra.

Baca Juga:  Kebut Vaksinasi, Wawali Bekasi Akui Capaian Vaksin Sudah 73 Persen

Sebab, kata Indra, jika Bus Kita terus dipertahankan dan dibiarkan beroperasi dengan gratis, maka akan menggerus pendapatan pelaku usaha angkutan dan supir angkutan umum khususnya K25 dan K11.

“Jika itu tak ada penumpang kenapa diteruskan, seharusnya disetop saja.
Karena dengan diteruskannya Bis Kita akan mengorbankan trayek K 25 dan K 11 yang jumlah armadanya 150 unit,” katanya.

Menurut dia kehadiran Bus Kita bukan hanya menggulung awak angkot yang sudah eksis. Namun juga akan mematikan pendapatan bagi para supir yang sebelumnya mendapatkan uang sisa setoran Rp150 rubu per hari.

Lebih lanjut, kata Indra dengan kehadiran Bus Kita yang dioperasikan secara gratis maka pendapatan supir angkot turun drastis menjadi Rp40 ribu perhari.

Menurut dia, organda tidak alergi terhadap kemajuan zaman dan perkembangan teknologi. Namun demikian pemerintah seharusnya dapat memberikan perhatian terhadap keberadaan angkot di Kota Bekasi.

“Pemerintah bisa memberikan subsidi kepada Bus Kita, seharusnya angkot juga bisa mendapatkan perhatian yang sama yaitu untuk mendapatkan subsidi. Keberadaan angkot di Kota Bekasi sudah lama, janganlah dianaktirikan,” tutup Indra. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan
Benyamin Davnie Raih Pemred Award 2026, FPRMI Apresiasi Komitmen Komunikasi Publik Tangsel
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern
Soroti Temuan Hampir Rp3 Miliar di DBMSDA, NCW DPD Bekasi Raya Desak Audit Investigatif dan Pendalaman dari APH
Penyerahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi Kepada Perumda Tirta Patriot Rampung
Harmonisasi Hubungan Wali Kota Bekasi dengan Wakilnya Patut Diapresiasi
Mertua Yuli Yanti Hutagaol, Burhanuddin Bur Maras Meninggal Dunia pada Usia 90 Tahun ‎
Bendung Katulampa Kering, Debit Air Kali Bekasi Ikut Menyusut

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:05 WIB

JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan

Senin, 20 Juli 2026 - 17:39 WIB

Benyamin Davnie Raih Pemred Award 2026, FPRMI Apresiasi Komitmen Komunikasi Publik Tangsel

Senin, 20 Juli 2026 - 15:46 WIB

Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park, Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Modern

Senin, 20 Juli 2026 - 13:43 WIB

Soroti Temuan Hampir Rp3 Miliar di DBMSDA, NCW DPD Bekasi Raya Desak Audit Investigatif dan Pendalaman dari APH

Senin, 20 Juli 2026 - 13:24 WIB

Penyerahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi Kepada Perumda Tirta Patriot Rampung

Berita Terbaru

Jajaran Polres Nias Selatan saat kunjungi Kejaksaan Negeri Nias Selatan

Daerah

Perkuat Sinergitas, Kapolres Nias Selatan Kunjungi Kejari

Selasa, 21 Jul 2026 - 09:36 WIB