Pabmiso Keluhkan Minimnya Penerimaan Dana Stimulus dari Pemerintah

- Editor

Kamis, 2 September 2021 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KOTA BEKASI, Mediakarya – Masa pandemik Covid-19 masih dirasakan oleh kalangan pengusaha terutama pada skala mikro seperti tukang bakso. Ketua Paguyuban Mie ayam dan Bakso (Pabmiso) Maryanto SBY mengeluhkan minimnya stimulus dari pemerintah dalam perhatian kepada usaha kecil.

“Sesuai pidato bapak presiden Joko Widodo, bahwa serapan stimulus usaha mikro masih sangat minim , baru di angka lima persen, dan hingga saat ini kami belum pernah menerima,” katanya baru-baru ini.

Stimulus hanya diberikan kepada pengusaha tertentu dengan kriteria yang telah ditetapkan pemerintah yang berhak menerima. Hal tersebut dirasakan tebang pilih terhadap pengusaha mikro lain.

“Tapi di situ ada kriteria yang berhak menerima, nah kalau tukang bakso ad cicilan motor gimna,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pengamat: Memaksa Kelompok Untuk Memilih Cakada Tertentu Merupakan Bagian Propaganda Psikologis

Seharusnya, pemerintah melihat langsung kondisi di lapangan pada usaha mikro termasuk tukang bakso. Menurutnya, pemerintah seharusnya tidak berpatokan pada kriteria.

“Faktanya , kalau memang ada stimulus untuk usaha mikro ayo kita datangi warungnya kan pendataannya mudah lewat RT RW,  ketika bicara dampak, jelas semua orang  terdampak, kalau bicara usaha mikro, kita usaha mikro,” pungkasnya.

Ketimpangan dirasakan oleh para pelaku usaha mikro terkait dengan tidak meratanya stimulus yang digulirkan pemerintah. Ia berharap pemerintah dapat lebih adil dan tidak diskriminasi terhadap pelaku usaha kecil termasuk tukang bakso. (Mam)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?
Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?
Bentengi Kampus dari Paham Ekstremisme, Unila Gandeng Kepala BNPT dan NII Crisis Center Gelar Kuliah Umum Kebangsaan
Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra
Haidar Alwi Sebut Arah Kerja KSP Sejalan Mandat Perpres, Kunci Urai Hambatan Karhutla dan Akses Keuangan Rakyat
Fenomena Fatsun Ganda, Sejumlah Anggota DPRD Golkar Brebes Diduga Lebih Tunduk ke Bupati Ketimbang Partai
PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Sindir Menteri Saling Bertentangan, Guntur Romli: Kabinet Paling Gemuk Tapi Tak Punya Grup WA?

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:50 WIB

Bentengi Kampus dari Paham Ekstremisme, Unila Gandeng Kepala BNPT dan NII Crisis Center Gelar Kuliah Umum Kebangsaan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Dua Wajah Kepemimpinan Daerah: Pramono Anung Merajut Kerja, Dedi Mulyadi Membangun Citra

Berita Terbaru