Pakar politik: Gibran Efektif Meningkatkan Elektabilitas Prabowo

- Editor

Kamis, 30 November 2023 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU, Mediakarya – Pakar politik sekaligus akademikus Universitas Bengkulu Dr Panji Suminar menyebutkan sosok Gibran Rakabuming Raka ternyata efektif meningkatkan elektabilitas Prabowo sebagai calon presiden di Pemilu Serentak 2024.

“Masuk akal terjadi kenaikan elektabilitas setelah berpasangan dengan Gibran, hal itu karena kontribusi loyalis Jokowi yang mencari representasi Jokowi, jatuhnya ke Gibran,” kata dia.

Beberapa survei terkini menyebutkan elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencapai 37-40 persen. Yang sebelumnya, lanjut dia elektabilitas Prabowo di beberapa lembaga survei hanya berada pada 30-33 persen.

“Artinya ada kenaikan sekitar 5-7 persen setelah berpasangan dengan dengan Gibran. Nah kenaikan itu berasal dari Gibran, sebab elektabilitas Prabowo itu cuma segitu-segitu aja sebelumnya dalam beberapa kali survei tidak terjadi perubahan,” ucap Panji.

Beberapa hal lain yang menjadi pendorong kenaikan elektabilitas Prabowo-Gibran, kata dia, karena cara-cara berkampanye pasangan tersebut lebih santai dan lebih masuk ke tengah-tengah Generasi Z.

“Pasangan ini bisa masuk dan diterima Gen-Z pola kampanyenya, Prabowo pun juga menyesuaikan dengan sosok Gibran cara kampanyenya, jadi tidak jomplang dua sosok tersebut, berkampanye dengan cara-cara yang disenangi generasi muda,” kata dia lagi.

Baca Juga:  Cawapres Gibran Kunjungi Lomba Masak Makanan Tradisional di Banyuwangi

Tidak menutup kemungkinan, kata Panji elektabilitas Prabowo-Gibran kembali naik, karena upaya penetrasi kampanye pasangan tersebut dibuat dengan gaya-gaya yang lebih ringan, sederhana, model-model yang disenangi generasi muda, serta tidak menggunakan metode kampanye menyerang atau mengkritik calon lain maupun pemerintahan.

“Dua pasangan, Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin pola-pola mereka dalam meyakinkan pemilih cukup baik, Anies-Muhaimin dengan dialektikanya, dan Prabowo-Gibran dengan cara-cara muda dan disenangi generasi muda. Dua pasangan ini tidak mengedepankan kritikan-kritikan sebagai alat meyakinkan pemilih,” katanya, dilansir dari antara.

Selain itu, penambahan elektabilitas sebenarnya juga disebabkan oleh perpindahan dukungan loyalis Jokowi dari mendukung Ganjar, pindah menjadi mendukung Prabowo.

“Ganjar mengkritik kebijakan-kebijakan Presiden Jokowi, ini tentu membuat loyalis Jokowi yang semula mendukung Ganjar, mengalihkan dukungan mereka pada sosok yang benar-benar menjadi representasi Jokowi, ya Gibran,” ujarnya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun
Naniek Sudaryati Deyang Mudur dari Kepala BGN
‎FAKTA Indonesia Siapkan Gugatan Hukum Agar Cukai MBDK Segera Diterapkan
Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:19 WIB

TPS3R Prabu Recycle, Upaya Warga Kurangi Beban Sampah ke TPA Burangkeng

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:17 WIB

Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:54 WIB

Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono

Daerah

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Jumat, 24 Jul 2026 - 20:22 WIB