Pasca Gempa, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Minta Masyarakat Tetap Siaga

- Editor

Selasa, 14 Desember 2021 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

NTT KUPANG, Mediakarya –  Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam konferensi pers di kantor Gubernur NTT, Selasa, (14/12) menegaskan Pemerintah Provinsi NTT tetap siaga sampai pukul 17.00 Wita untuk memastikan dengan benar bahwa daerah-daerah yang berpotensi tsunami akibat gempa di NTT itu sudah aman.

“Walaupun BMKG menyatakan bahwa Peringatan Dini Tsunami itu sudah selesai tetapi kita tetap siaga memantau, dan berhati-hati dalam beraktivitas sampai kita memastikan bahwa tidak ada lagi gempa yang menyebabkan Tsunami di pulau Flores,” kata Laiskodat

Ia menjelaskan telah berkoordinasi dengan seluruh Forkopimda NTT dan bupati untuk tetap siaga dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Laiskodat bersyukur karena tidak ada korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur signifikan akibat gempa yang berkekuatan Mag; 7,4 di pulau Flores.

“ bersyukur walaupun tadi ada gempa dengan kekuatan 7,4 tetapi semuanya bisa dalam keadaan baik.
Kita bersyukur Kepala BMKG telah melakukan press conference untuk menyatakan berakhirnya peringatan dini terhadap Tsunami. ” ujarnya.

Baca Juga:  Muhidin: Pj Gubernur Harus Abaikan Semua Laporan dan Aduan Soal Kadisparekraf

Hingga saat ini, Laiskodat mengaku belum mendapat informasi atau laporan adanya korban jiwa atau kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat gempa.

“Saya imbau masyarakat untuk mengecek bangunan rumah apabila ada yang retak atau rusak tidak ditinggal dulu supaya nanti gempa susulan aman. Hal ini untuk mengantisipasi adanya korban jiwa akibat gempa susulan, ” Mintanya .

Laiskodat menambahkan Pemerintah NTT tetap berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk memantau, bila ternyata ada gempa susulan yang punya kekuatan sama maka warga harus dievakuasi ke titik kumpul yang lebih aman.

Sementara itu, BMKG RI mengatakan Peringatan Dini Tsunami yang disebabkan oleh gempa Mag:7.4, 14-Des-21 10:20:23 WIB, dinyatakan telah berakhir.

BMKG mengatakan masyarakat dapat kembali ke rumah dan beraktivitas namun tetap perhatikan kondisi tempat tinggal anda.

“Mohon hindari bangunan retak dan selalu update informasi dari BMKG karena sampai saat ini gempa susulan masih terjadi,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers melalui Zoom dan You Tube( DANCE HENUKH)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran
Kapolrestro Bekasi Kota Berganti, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro Serahkan Tongkat Komando Ke Kombes Pol Putu Kholis Aryana
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria
Kantongi SKT dari Kaban Kesbangpol, Legalitas KORMI Nias Selatan Sah
Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
DPD LPKAN Jatim Harap Tagline Presisi Polri Tidak Sekedar Jargon
Program Revitalisasi Sekolah di Halmahera Utara Diterpa Isu Pungli
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:48 WIB

Kapolrestro Bekasi Kota Berganti, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro Serahkan Tongkat Komando Ke Kombes Pol Putu Kholis Aryana

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:21 WIB

IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:49 WIB

Kantongi SKT dari Kaban Kesbangpol, Legalitas KORMI Nias Selatan Sah

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:05 WIB

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Berita Terbaru