PDIP DKI Ancam Coret Anggaran Balap Mobil Listrik

- Editor

Rabu, 6 Oktober 2021 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Formula E

Mobil Formula E

JAKARTA, Mediakarya – Rencana Pemda DKI tidak akan menggunakan dana APBD DKI untuk mendanai pelaksanaan balap mobil formula E ditanggapi sinis penasehat Fraksi PDIP, Manuarar Siahaan.

Sebab, kata dia faktanya penggunaan APBD DKI untuk pembayaran pelaksanaan balap mobil listrik sudah dilakukan tiga tahun berturut-turut sejak 2019,2020 dan 2021.

“Saya kasihan dengan Pak Ariza yang seolah pasang badan untuk formula E. Pejabat publik kok bicara tidak menggunakan data, dan malah menjurus melakukan pembohongan publik. Seharusnya pejabat publik itu menyampaikan fakta bukannya rencana-rencana,” sindir politisi berkulit putih itu kepada wartawan, Selasa (9/5) terkait statemen Ariza yang mengklarifikasi persoalan balap mobil listrik di Jakarta itu.

Baca Juga:  Wagub Jabar Tegaskan Sekolah Dilarang Tahan Ijazah Siswa

Menurutnya, klarifikasi yang disampaikan Pemda perlu dilakukan pengujian mendalam. Untuk itu, PDIP akan mengawasi adanya pengajuan PMD oleh Jakpro di APBD mendatang.

“Fraksi PDIP di DPRD DKI akan melakukan pencoretan jika anggaran balap mobil listrik itu masuk dalam pembahasan APBD DKI 2022.Jangan coba-coba membodohi masyarakat,”tegasnya.

Sementara, terkait dengan rencana paripurna hak interpelasi yang masih menggantung. Anggota Komisi B DPRD DKI itu menyerahkan pada pimpinan dewan.

“Hirarkinya kan sudah jelas soal agenda paripurna interpelasi. Kami harapkan fraksi lain pun memiliki kesadaran yang sama dengan PDIP dan PSI untuk mengkritisi penggunaan uang rakyat yang dibayarkan lewat pajak mereka pada Pemda,” tutupnya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!
DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi
Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud
Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri
Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan
Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah
IPPS: Seleksi Sekda Kota Bekasi Harus Jadi Tolok Ukur Nasional Berbasis Merit
Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:20 WIB

Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!

Jumat, 25 September 2026 - 07:25 WIB

DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 06:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud

Jumat, 25 September 2026 - 00:10 WIB

Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri

Kamis, 24 September 2026 - 16:53 WIB

Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan

Berita Terbaru

Daerah

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:07 WIB