Pemanfaatan TIK di Era Pandemi Bantu Tingkatkan Sektor UMKM

- Editor

Jumat, 22 Oktober 2021 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Pemanfaatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di tengah wabah pandemi Covid-19 dinilai mampu meningkatkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Apalagi prospek kegiatan ekonomi berbasis flatform digital saat ini dianggap menjadi penggerak perekonomian Indonesia.

Demikian mengemuka dalam webinar bertajuk Efektivitas Media Sosial Untuk Pemasaran UMKM yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (22/10). Webinar via zoom yang  diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 150 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, Dosen Vokasi UI, Dr Devie Rahmawati, dan Founder Popocorn Brontak, Miftahur Rizki Batubara sebagai narasumber.

Meutya Hafid dalam keynote speakernya mengatakan fenomena kehadiran media sosial sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sangat luar biasa.

“Dengan berbagai layanan yang dapat digunakan, media sosial telah mengubah cara berkomunikasi dalam masyarakat,” katanya.

Politisi perempuan Partai Golkar itu mengatakan pengadopsian teknologi internet di era pandemi Covid-19 pada berbagai bidang sangat diperlukan agar bisa melanjutkan kembali kegiatan dan aktifitas yang terhenti seperti aktifitas ekonomi.

Baca Juga:  Pemkab Sidoarjo Latih Pendamping Produk Halal UMKM

DPR sendiri lanjut Meutya Hafid terus mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk berpartisipasi aktif dalam melalukan pelatihan-pelatihan yang meningkatkan kemampuan para wirausaha seperti para pelaku UMKM dalam mengoptimalkan ruang digital guna meningkatkan transaksi dan nilai usahanya.

Sementara itu, Dosen Vokasi UI, Dr Devie Rahmawati menyatakan UMKM, startup, dan korporasi harus berani memulai transformasi cara kerja dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Penerapan teknologi dapat memberikan peluang bagi sebuah bisnis untuk dapat bergerak lebih cepat dan produktif walau bekerja secara jarak jauh,” kata dia.

Di tempat yang sama, Founder Popocorn Brontak, Miftahur Rizki Batubara mengungkapkan popcorn brontak menjadi produk yang dipilih oleh Miftah dan kelompoknya untuk dikompetisikan dalam sebuah home business. Ia mengatakan home business dimulai dari merancang mau buat apa, bagaimana produksinya, buat RAB nya, buat desain produknya (packaging) dan labeling), sampai cara jualnya, sehingga sampai ke customer.

Pemasaran awal saat home business mereka lakukan dengan menawarkan pada teman dan grup-grup jualan di facebook.  (Red)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju
Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total
Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum
Komisi III DPR Kebut RUU Perampasan Aset, Koruptor Mulai Ketar-Ketir
Kebocoran Devisa Terbongkar: Mengubah Peta Hubungan RI-Singapura 
FAST Indonesia Synergy: Kolaborasi Antarkementrian dan Lembaga Jadi Kunci Tata Kelola Sistem Pertanahan Indonesia
Kepala KSP Pimpin Peluncuran Buku dan Diskusi UU Perekonomian Nasional
PLN UID Jakarta Raya Borong Predikat Platinum Indonesia Green Awards 2026 Lewat Konservasi Pulau Sabira

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Menpora Buka Kejurnas Muaythai 2026, Yakin Muaythai Indonesia Akan Maju

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Kartu Merah untuk Korps Adhiyaksa, IPPS Indonesia: Saatnya Kajagung Bersih-bersih Total

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Ajukan Praperadilan, Febrie Adriansyah Dituding Tengah Berupaya Lepas dari Jerat Hukum

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Kebocoran Devisa Terbongkar: Mengubah Peta Hubungan RI-Singapura 

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:55 WIB

FAST Indonesia Synergy: Kolaborasi Antarkementrian dan Lembaga Jadi Kunci Tata Kelola Sistem Pertanahan Indonesia

Berita Terbaru