Pemkab Bekasi Percepat Penurunan Angka Stunting

- Editor

Kamis, 25 November 2021 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mediakarya – Bappeda Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan koordinasi percepatan penurunan angka stunting. Tujuan dari kegiatan ini agar informasi stunting diterima sampai ke wilayah desa di Bekasi.

Kegiatan yang digelar di Hotel Zuri Ekspress, Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Selasa (23/11/2021) kemarin ini diikuti oleh seluruh kepala desa se-Kabupaten Bekasi.

Kasubbid Kesejahteraan Masyarakat pada Bappeda Bekasi, Taufiq Nurochman berharap informasi mengenai stunting juga diketahui oleh pemerintahan desa. Karena stunting menjadi priotitas nasional.

“Stunting ini sudah menjadi prioritas nasional sehingga memang perlu penanganan secara komprehensif mulai dari pusat, provinsi, pemerintah daerah sampai ke desa,” katanya.

Taufiq mengatakan, saat ini di setiap desa sudah terbentuk kader pembangunan manusia yang khusus menangani stunting. Mereka juga dibantu bidan desa dan tenaga kesehatan dari Puskesmas.

Baca Juga:  Mahfud MD Tegaskan KUHP Baru Bukan untuk Lindungi Jokowi

Soal penurunan angka stunting di Kabupaten Bekasi, Taufiq mengatakan pada 2021 ini ada 50 desa. Secara bertahap di tahun depan akan ditingkatkan menjadi 75 desa.

“Jadi desa mana saja yang masuk prioritas dulu, yang sudah masuk ke Penyusunan Rencana Aksi Pangan dan Gizi (RADPG) dari Dinas Kesehatan yang menjadi dasar penentuan pencegahan stunting,” ucapnya.

Stunting merupakan masalah bersama yang tidak harus disembunyikan, tapi lanjut Taufiq, persoalan tersebut harus diatasi secara bersama agar bisa cepat tertangani.

“Ya, karena bagaimanapun seperti tagline stunting bahwa cegah stunting itu penting. Stunting itu tidak bisa diobati, tapi bisa dicegah,” ungkapnya. (Sygy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas
Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Ribuan Buruh Dari Bekasi Dan Karawang Bergerak Ke Jakarta Dapat Pengawalan Petugas

Kamis, 24 September 2026 - 07:04 WIB

Calon Sekda Kota Bekasi Harus Miliki Rekam Jejak Bersih dan Bebas dari Kepentingan Politik

Rabu, 23 September 2026 - 19:22 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Berita Terbaru

Ekonom Kwik Kian Gie (Foto: Ist)

Opini

Untung Ada Ekonom Kwik Kian Gie

Kamis, 24 Sep 2026 - 12:45 WIB

Kapolres Nias Selatan saat terima perwakilan GMNI

Daerah

Kapolres Nias Selatan Terima Audensi Dari Perwakilan GMNI

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:48 WIB